Pertandingan yang direncanakan sejak setahun itu mempertemukan 'Eagle Prime' pabrikan Megabots dan 'Kuratas' buatan Suidobashi Heavy Industries.
Tentu saja semua orang sudah membayangkan bahwa pertandingan robot raksasa tersebut akan sebrutal pertarungan antar robot di animasi Gundam atau film Pacific Rim maupun Transformer.
Justru pertandingan kedua robot setinggi 13 kaki dan 16 kaki tersebut malah berjalan membosankan. Pertandingan yang bisa disaksikan secara streaming di layanan Twitch oleh banyak pihak dianggap membosankan, meskipun penyelenggara pertandingan tersebut menampilkan arena dan suasana dramatis.

Mengapa membosankan? Karena pergerakan robot tersebut tidak bisa melaju kencang seperti yang kita harapkan dan mendaratkan pukulan yang membuat salah satu robot terpental. Pergerakan robot masih sangat kaku meskipun ada manusia yang mengendalikan di dalam kokpitnya.
Ketengangan dan keseruannya hanya terasa di awal kedua robot mempertontonkan gerakan dan senjata yang terpasang pada bagian tubuh masing-masing robot. Ketika kedua robot memulai pertandingan, baru terasa bahwa keduanya akan bertarung dalam proses yang lambat.
Pada akhirnya, robot dari Jepang menyerah bukan karena robotnya sudah kehilangan satu tangan, tetapi karena dia sudah sulit melakukan serangan.
Hal yang perlu diingat juga adalah penonton juga terlanjur menaruh harapan pada pertandingan robot yang sebetulnya masih dalam tahap awal. Pertandingan ini merupakan pertandingan robot ukuran besar pertama di dunia. Salah jika penonton mengharapkan pertandingan ala Gundam, Pacific Rim, maupun Transformers.
Bagi Anda yang tidak sempat menyaksikan pertandingan tersebut, berikut adalah video yang berlangsung kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News