Saat itu, perangkat ini membawa sejumlah fitur yang tergolong modern untuk kelasnya, mulai dari layar Super AMOLED Infinity-O, kamera belakang empat lensa, hingga sensor sidik jari di dalam layar.
Enam tahun setelah peluncurannya, Galaxy A51 masih cukup mudah ditemukan di marketplace Indonesia, terutama dalam kondisi bekas.
Harganya yang kini jauh lebih murah dibanding saat pertama kali dirilis membuat perangkat ini kembali dilirik oleh sebagian konsumen yang mencari smartphone Samsung dengan budget terbatas.
Namun, apakah Samsung Galaxy A51 masih layak digunakan pada 2026?
Pernah Jadi Andalan Samsung di Kelas Menengah
Samsung mulai menjual Galaxy A51 di Indonesia pada Januari 2020 dengan harga resmi Rp4.099.000 untuk varian RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB.Pada masanya, Galaxy A51 menjadi penerus Galaxy A50 yang cukup sukses di pasar Indonesia. Samsung bahkan menggelar peluncuran besar dengan menghadirkan grup K-Pop Blackpink ke Jakarta sebagai bagian dari promosi perangkat tersebut.
Daya tarik utamanya saat itu adalah desain premium yang mengadopsi layar Infinity-O dengan punch hole di tengah, sebuah desain yang masih digunakan banyak smartphone hingga sekarang.
Spesifikasi Samsung Galaxy A51 Versi Indonesia
Galaxy A51 dibekali layar Super AMOLED berukuran 6,5 inci dengan resolusi Full HD+ 2.400 x 1.080 piksel dan rasio layar 20:9. Panel AMOLED menjadi salah satu keunggulan utama perangkat ini karena mampu menampilkan warna yang lebih hidup dibanding layar LCD yang masih banyak digunakan smartphone kelas menengah pada masanya.Untuk performa, Samsung menggunakan chipset Exynos 9611 yang dipadukan dengan RAM 8GB dan memori internal 128GB. Kapasitas penyimpanan tersebut masih dapat diperluas menggunakan kartu microSD hingga 512GB.
Di sektor fotografi, Galaxy A51 mengusung empat kamera belakang yang tersusun membentuk huruf L.
Konfigurasinya terdiri dari kamera utama 48MP, kamera ultra-wide 12MP, kamera makro 5MP, dan sensor depth 5MP. Sementara untuk kebutuhan selfie, tersedia kamera depan 32MP yang ditempatkan di punch hole bagian tengah layar.
Samsung juga menyematkan sensor sidik jari di bawah layar, port USB Type-C, jack audio 3,5 mm, serta baterai 4.000mAh yang mendukung pengisian cepat 15W. Perangkat ini menjalankan Android 10 dengan antarmuka One UI 2.0 saat pertama kali dirilis.
Berapa Harga Samsung Galaxy A51 di 2026?
Jika saat peluncuran dibanderol sekitar Rp4,1 juta, harga Galaxy A51 pada 2026 kini sudah turun cukup jauh.Berdasarkan pantauan di berbagai marketplace Indonesia, unit bekas Samsung Galaxy A51 umumnya diperdagangkan di kisaran Rp1 juta hingga Rp1,8 juta, tergantung kondisi fisik, kesehatan baterai, kelengkapan unit, dan kapasitas penyimpanan.
Sementara itu, unit baru sudah sangat jarang ditemukan karena perangkat ini telah lama dihentikan produksinya dan digantikan oleh generasi yang lebih baru seperti Galaxy A52, Galaxy A53, hingga Galaxy A56.
Untuk penggunaan dasar sehari-hari, Galaxy A51 sebenarnya masih cukup memadai. Aktivitas seperti WhatsApp, media sosial, YouTube, Google Maps, hingga aplikasi perbankan masih dapat berjalan dengan baik.
Layar Super AMOLED juga masih menjadi nilai tambah karena kualitas tampilannya tetap nyaman digunakan untuk menonton video maupun membaca konten dalam waktu lama.
Kamera utamanya juga masih mampu menghasilkan foto yang layak untuk kebutuhan media sosial selama kondisi pencahayaan mencukupi. Namun usia perangkat yang sudah lebih dari enam tahun mulai menunjukkan sejumlah keterbatasan.
Chipset Exynos 9611 tidak lagi tergolong kencang untuk standar smartphone 2026. Pengguna mungkin akan merasakan penurunan performa saat menjalankan game modern dengan grafis tinggi atau melakukan multitasking berat.
Selain itu, Galaxy A51 juga tidak lagi mendapatkan pembaruan sistem operasi Android terbaru maupun pembaruan keamanan rutin dari Samsung. Faktor ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi pengguna yang mengutamakan keamanan dan umur pakai jangka panjang.
Kapasitas baterai 4.000mAh dan pengisian cepat 15W yang dulu terasa cukup kini juga mulai tertinggal dibanding smartphone entry-level terbaru yang sudah banyak menawarkan baterai 5.000mAh hingga 6.000mAh dengan pengisian daya lebih cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News