OpenAI meluncurkan ChatGPT Work dengan AI agentik, integrasi Gmail, Slack, dan Microsoft 365 untuk menyelesaikan pekerjaan secara otomatis.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Work dengan AI agentik, integrasi Gmail, Slack, dan Microsoft 365 untuk menyelesaikan pekerjaan secara otomatis.

ChatGPT Work Sudah Hadir, AI Sekarang Bisa Jadi Rekan Kerja Digital

Lufthi Anggraeni • 14 Juli 2026 09:04
Ringkasnya gini..
  • ChatGPT Work mengubah ChatGPT menjadi AI agentik yang mampu menyelesaikan pekerjaan dari awal hingga akhir.
  • AI terintegrasi dengan Gmail, Slack, Google Workspace, dan Microsoft 365 untuk mengotomatisasi alur kerja.
  • ChatGPT Work dapat membuat spreadsheet, presentasi, dashboard, hingga website langsung dari berbagai sumber data.
Jakarta: OpenAI memperkenalkan ChatGPT Work sebagai pembaruan terbesar sejak ChatGPT pertama kali diluncurkan. Fitur ini menggabungkan kemampuan AI agentik (agentic AI), integrasi lintas aplikasi, serta model AI terbaru untuk membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan secara otomatis dari awal hingga akhir.
 
OpenAI menjelaskan bahwa ChatGPT Work menjadi langkah besar menuju pengalaman AI lebih terintegrasi. Tidak lagi sekadar menjadi chatbot untuk menjawab pertanyaan, ChatGPT kini mampu bertindak sebagai asisten kerja yang dapat menjalankan tugas rumit, mengakses berbagai aplikasi, hingga menghasilkan dokumen siap pakai.
 
Pembaruan tersebut ditenagai keluarga model terbaru OpenAI yang mencakup GPT-5.6 bersama dua varian baru bernama Solterra dan Luna. Ketiga model ini diklaim menawarkan peningkatan kecerdasan sekaligus efisiensi dibandingkan dengan generasi sebelumnya, sehingga mampu menghasilkan pekerjaan lebih lengkap dalam waktu singkat. 

Berbeda dengan mode Chat yang difokuskan untuk percakapan, pencarian informasi, atau tanya jawab singkat, ChatGPT Work dirancang untuk menghasilkan output yang benar-benar siap digunakan. Hasil akhirnya dapat berupa spreadsheet, dashboard interaktif, presentasi, hingga website lengkap tanpa pengguna harus memiliki kemampuan teknis atau pemrograman. 
 
OpenAI menyebut ChatGPT Work sebagai evolusi dari Codex yang sebelumnya lebih dikenal sebagai alat bagi pengembang. Dalam beberapa bulan terakhir, OpenAI menemukan bahwa sekitar 20% pengguna Codex justru berasal dari kalangan knowledge worker yang memanfaatkannya untuk pekerjaan di luar aktivitas coding.
 
Temuan tersebut mendorong OpenAI menghadirkan kemampuan Codex langsung ke dalam ChatGPT agar lebih mudah diakses oleh seluruh pengguna.  Sementara itu, salah satu kemampuan utama ChatGPT Work adalah integrasi dengan berbagai layanan produktivitas populer.
 
Pengguna dapat menghubungkan akun Gmail, Slack, Google Workspace, hingga Microsoft 365 sehingga AI dapat membaca informasi relevan, menyusun ringkasan, membuat dokumen, bahkan menjalankan tindakan tertentu atas nama pengguna. 
 
Sebagai contoh, ChatGPT Work dapat memindai email, percakapan Slack, serta jadwal di kalender untuk menyusun daftar prioritas harian. AI kemudian memberikan rekomendasi urutan pekerjaan, mengingatkan tenggat waktu, hingga menyarankan penjadwalan ulang agenda apabila diperlukan.
 
Seluruh proses dilakukan secara otomatis setelah pengguna memberikan instruksi sederhana melalui percakapan. Tidak hanya itu, pengguna juga dapat membuat tugas terjadwal secara berulang. Misalnya, meminta ChatGPT mengirim laporan mingguan setiap Jumat pukul 17.00 atau menyusun ringkasan aktivitas tim setiap pagi.
 
OpenAI menegaskan seluruh pengaturan dapat dilakukan menggunakan bahasa alami tanpa memerlukan konfigurasi teknis yang rumit. OpenAI juga menjelaskan ChatGPT Work bekerja sebagai chief of staff digital.
 
AI mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, menyusun daftar pekerjaan, lalu secara berkala mengirim pengingat melalui Slack kepada anggota tim agar seluruh pekerjaan tetap berjalan sesuai jadwal. 
 
Selain itu, ChatGPT Work juga mampu mengolah ratusan foto, data media sosial, serta catatan acara untuk menghasilkan konten LinkedIn berbentuk carousel sekaligus website internal sebagai laporan kegiatan.
 
AI secara otomatis memilih foto terbaik, menyusun narasi, hingga membuat halaman web yang dapat dibagikan kepada anggota organisasi.  Kemampuan tersebut juga mencakup akses terhadap file yang tersimpan di komputer pengguna.
 
Sementara itu selama memperoleh izin, ChatGPT Work dapat membaca spreadsheet, dokumen, gambar, hingga aplikasi seperti Apple Notes untuk menggabungkan seluruh informasi menjadi materi presentasi atau laporan yang siap dipublikasikan. 
 
OpenAI turut menunjukkan kemampuan ChatGPT Work dalam menganalisis data pemasaran dari berbagai sumber yang saling berkaitan. AI dapat menggabungkan data spreadsheet, email, serta percakapan Slack untuk mengidentifikasi tren, memperbaiki inkonsistensi data, kemudian menghasilkan spreadsheet baru, slide presentasi, serta dashboard interaktif dalam satu alur kerja. 
 
Seluruh hasil tersebut dapat dibuka langsung di dalam antarmuka ChatGPT tanpa harus mengunduh file terlebih dahulu. Pengguna dapat mengedit spreadsheet, meninjau presentasi, maupun berinteraksi dengan dashboard secara langsung sebelum membagikannya kepada rekan kerja. 
 
OpenAI juga menegaskan bahwa ChatGPT Work tersedia tidak hanya melalui desktop, tetapi juga perangkat seluler. Seluruh percakapan dan pekerjaan akan tetap tersinkronisasi sehingga pengguna dapat melanjutkan proses dari smartphone ketika sedang berada di luar kantor atau berpindah tempat.  
 
Menurut OpenAI, peluncuran ChatGPT Work merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menyatukan seluruh pengalaman AI dalam satu aplikasi. Perusahaan asal Amerika Serikat itu menyebut saat ini ChatGPT digunakan sekitar satu miliar pengguna setiap pekan.
 
Sementara itu, penggunaan Codex telah meningkat dari sekitar lima juta menjadi tujuh juta pengguna mingguan hanya dalam hitungan hari setelah pembaruan diumumkan. OpenAI juga menyampaikan bahwa ChatGPT Work akan terus memperoleh pembaruan secara berkala. 
 
Perusahaan teknologi yang dipimpin Sam Altman ini bahkan menyarankan pengguna desktop untuk rutin melakukan refresh aplikasi karena peningkatan fitur dan penyempurnaan model terus dirilis hampir setiap hari berdasarkan masukan dari pengguna awal. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA