Ilustrasi.
Ilustrasi.

Update Windows 10 Ganggu Mouse dan Performa Game

Teknologi teknologi microsoft windows
Cahyandaru Kuncorojati • 11 Maret 2019 09:37
Jakarta: PC atau laptop menjadi sedikit bermasalah setelah melakukan update Windows 10 sudah menjadi kabar yang sering di dengar. Sayangnya, hal ini kembali terjadi pada update Windows 10 yang dirilis pada 1 Maret 2019.
 
Dikutip dari ZDNet, Windows 10 versi 1809 yang menyediakan update KB4482887 ternyata memiliki problem yang cukup mengganggu. Pihak Microsoft sendiri sudah mengakui hal tersebut dan tengah melakukan investigasi untuk solusinya.
 
Problem ini pertama kali disadari oleh pengamat sistem operasi Windows bernama Woody Leonhard. Dia mengunggah problem ini ke forum internet dan menemukan pengguna lain dengan problem yang sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Problem dari update ini terasa di performa gaming dan kontrol PC atau laptop. Dilaporkan bahwa game menjadi lambat dengan kualitas grafis menurun drastis. Kontrol mouse atau pointer akan menyebabkan game yang berjalan tersendat dengan interval beberapa detik.
 
"Patch ini menyebabkan lag yang tinggi pada game laam seperti Call of Duty 4 dan Call of Duty Modern Warfare 2. Game juga tersendat dan berhenti (freeze)," tulisnya. Problem ini disebut tidak ditemukan pada game terbaru.
 
Dikutip dari sumber lainnya, WCCFTech, problem ini juga ditemukan pada PC atau laptop yang menggunakan kartu grafis NVIDIA atau AMD. Problem tersebut berupa penurunan kualitas grafis, termasuk di PC yang menggunakan dua kartu grafis.
 
Dia mengaku menggunakan kartu grafis NVIDIA GeForce GRTX 2080 Ti dan memainkan game Destiny 2 di resolusi 1080p, dan tidak mampu mencapai 60fps. Hal ini disebut problem serius, apalagi dia menggunakan dua kartu grafis atau mode SLI.
 
Solusi yang dianjurkan Microsoft sejauh ini adalah dengan melakukan uninstall pembaruan Windows 10 yang bermasalah. Selain itu, beberapa pengguna menganjurkan untuk membuat konfigurasi update otomatis dihentikan.
 
Permasalahan pada update Windows 10 sudah menjadi hal yang biasa terjadi. Beberapa kali update Windows 10 justru membuat perangkat bermasalah. Tidak heran apabila beberapa pengguna memilih menonaktifkan fitur update otomatis.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif