Pemerintah Tiongkok perketat penyaringan game. (Photo by - AFP / China OUT)
Pemerintah Tiongkok perketat penyaringan game. (Photo by - AFP / China OUT)

Tiongkok Buat Komite Etika Game

Teknologi games
Ellavie Ichlasa Amalia • 10 Desember 2018 16:09
Jakarta: Tiongkok kini punya Komite Etika Game Online. Komite ini akan menjadi bagian dari usaha pemerintah untuk menyaring dan menentukan apakah sebuah game pantas untuk dirilis atau tidak.

China Central Television, stasiun televisi nasional, mengatakan bahwa komite etika game ini dibuat untuk mengatasi kekhawatiran nasional akan kecanduan internet, "konten yang tidak pantas", dan rabuh jauh pada anak.

Komite itu dikabarkan telah meneliti 20 game. Dari semua game itu, sebanyak 9 game telah ditolak dan 11 sisanya harus mengubah "konten tertentu". Sayangnya, judul game yang ditinjau tidak disebutkan, lapor Polygon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Ini adalah campur tangan terbaru pemerintah dalam industri game. Sebelum ini, pemerintah telah membekukan persetujuan peluncuran game baru ketika mereka membuat prosedur lisensi baru. Memang, perlambatan ini diperkirakan akan selesai tidak lama lagi. Namun, ini cukup untuk membuat harga saham perusahaan raksasa Tencent jatuh. Pendapatan di pasar game domestik Tiongkok naik 5 persen jika dibandingkan dengan semester satu tahun lalu. Memang, pasar game masih mengalami kenaikan. Namun, angka ini adalah angka paling rendah dalam satu dekade terakhir. 

Tiongkok adalah pasar besar untuk para pembuat game, baik pemain lokal ataupun domestik. Namun, pemerintah memiliki kendali ketat atas game yang masuk ke negaranya.

Misalnya, dalam Rainbow Six: Siege, ada banyak aset visual yang harus diganti untuk meloloskan game dalam sensor pemerintah. Ini justru membuat para pemain game kesal.

Selain itu, pemerintah Tiongkok juga memiliki masalah dengan game Kingdom Hearts 3, yang menampilkan Winnie The Pooh. Alasannya karena Presiden Tiongkok  Xi Jinping sering disamakan dengan tokoh tersebut.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi