Apabila sebelumnya beredar hoaks kuota internet gratis dari operator seluler kini giliran hoaks yang mengakui merupakan dukungan dari pemerintah. Dilaporkan oleh situs Kementerian Komunikasi dan Informatika bahwa hoaks ini sudah beredar luas.
Di media sosial dan apliksi WhatsApp hoaks ini beredar dalam bentuk pesan yang menyebutkan pemerintah menggratiskan akses internet. Pesan ini dilengkapi dengan tautan yang meminta Anda untuk terlebih dahulu mendaftarkan diri.
Baca: Hoaks Lama, Internet Gratis 20GB Setiap Operator Seluler
Padahal tautan ini dibuat oleh penipu untuk mengumpulkan data pribadi seperti nomor induk di KTP dan lainnya yang sangat penting. Berdasarkan pantauan Medcom.id setidaknya ada empat jenis tautan yang digunakan dalam hoaks atau peniuan ini.
Pertama adalah www.internet.gratis.pemerintah.go.id.berita.sctv.asia, kemudian www.internet.gratis.pemerintah.go.id.berita.metrotv.biz.id, dan www.internet.gratis.pemerintah.go.id.berita.inewstv.asia. Satu lagi bentuk tautannya berbeda dari yang lain yaitu https://www.kuota-100gb.cf/.
Direktur Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika (PPI) Kemenkominfo, Ahmad Ramli menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar alias hoaks. Dia menyatakan pemerintah tidak pernah menyatakan memberikan akses internet gratis.
Baca: Pembakaran Menara BTS 5G di Belanda, Efek Hoaks Virus Korona di Inggris
Ramli mengingatkan bahwa bantuan atau dukungan pemerintah selalu menggandeng operator seluler, misalnya menyediakan akses gratis ke platform pendidikan. Jadi tidak ada bentuk bantuan berupa kuota internet gratis ke semua layanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News