Setiap album pada akun Instagram Apple berupa slideshow yang menunjukkan hasil karya seorang fotografer, lengkap dengan audio saat dia menjelaskan subyek yang dia ambil. Apple mendorong pengguna lain untuk berpartisipasi menggunakan tagar "#ShotoniPhone".
Menurut laporan The Verge, Apple sebenarnya telah memiliki beberapa akun Instagram terverifikasi, termasuk akun untuk Apple Music, iTunes, Beats 1, iBooks, Carpol Karaoke dan juga Planet of the Apps. Menariknya, sebelum ini, Apple tidak pernah membuat akun untuk memamerkan fotografi iPhone, yang merupakan bagian besar dari kampanye marketing perusahaan.
Apple juga menggunakan kalimat yang sama "Shot on iPhone" -- "Diambil menggunakan iPhone" -- pada berbagai papan iklan di seluruh dunia, termasuk di New York. Instagram merupakan aplikasi untuk berbagi foto yang digunakan oleh hampir semua pengguna smartphone. Karena itu, masuk akal jika Apple memutuskan untuk memamerkan hasil fotografi iPhone di platform tersebut.
Kemungkinan, alasan Apple baru meluncurkan akun resmi di Instagram adalah karena sebelum ini, hubungan antara Apple dan Instagram kurang baik. Phil Schiller, Senior Vice President of Worldwide Marketing, menghapus akun Instagram miliknya pada 2012 setelah Instagram meluncurkan aplikasi di Android. Ketika itu dia berkata, alasannya menghapus akunnya tidak ada hubungannya dengan peluncuran aplikasi Instagram untuk Android, tapi karena platform berbagi foto itu telah menjadi terlalu besar.
Apple menobatkan aplikasi tersebut sebagai aplikasi terbaik pada tahun 2011. Instagram kini memiliki 700 juta pengguna bulanan, baik di iOS dan Android. Platform tersebut telah menjadi terlalu besar sehingga Apple tidak lagi bisa mengacuhkannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News