Melihat Canggihnya Prosesor Baru Apple, A12 Bionic

Ellavie Ichlasa Amalia 15 September 2018 10:20 WIB
apple
Melihat Canggihnya Prosesor Baru Apple, A12 Bionic
Apple iPhone XS dan XS Max. (Photo by NOAH BERGER / AFP)
Jakarta: Bersamaan dengan peluncuran tiga iPhone baru, Apple juga memperkenalkan prosesor terbarunya, A12 Bionic. Prosesor itu menjadi otak dari tiga iPhone baru Apple: iPhone XS, XS Max dan XR. 

A12 Bionic merupakan chip yang terdiri dari CPU dengan enam core dan GPU dengan empat core serta prosesor delapan core yang bertanggung jawab atas proses machine learning, menurut laporan Trusted Review

Dinamai "Neural Engine", prosesor khusus machine learning ini memiliki tugas utama untuk menentukan bagian apa dari CPU dan GPU yang dapat mengerjakan tugas yang Anda minta lakukan. Selain itu, ia juga berfungsi untuk memberikan daya komputasi ekstra ketika diperlukan. 


Saat ini, masih belum diketahui berapa clock speed dari masing-masing core pada A12 Bionic. Namun, Apple menyebutkan, dua dari enam core pada CPU adalah "core performa" sementara empat sisanya merupakan "core efisiensi". Ini akan mengingatkan Anda pada konsep big.LITTLE dari ARM. 

Terkait performa mentah, Apple menyebutkan bahwa A12 akan dapat meluncurkan aplikasi 30 persen lebih cepat dari A11. Sementara secara keseluruhan, A12 menawarkan performa hingga 50 persen lebih baik. 

Chip A12 buatan Apple menggunakan proses fabrikasi 7nm. Sementara prosesor A11 Bionnic menggunakan proses 10nm, sama seperti Snapdragon 845 milik Qualcomm saat ini. Pada dasarnya, semakin kecil proses fabrikasi, semakin banyak komponen yang bisa Anda masukkan ke dalam chip, yang berarti prosesor bisa menjadi semakin kencang. 

Pada IFA 2018, Huawei memperkenalkan CPU 7nm pertamanya, Kirin 980. Huawei menyebutkan, prosesor itu memberikan performa 20 persen lebih baik dan menghemat daya hingga 40 persen lebih baik jika dibandingkan dengan pendahulunya, Kirin 970.   



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.