Fujifilm Bawa Mirrorles Bergaya Retro  X-T100
Fujifilm X-T100.
Jakarta: Fujifilm terus memperkuat daya tariknya di pasar kamera Tanah Air lewat segmen kamera mirrorless yang bergaya retro kali ini dengan menghadirkan Fujifilm X-T100.

Meskipun bergaya retro, mirrorless ini dilengkapi electronic view finder serta layar LCD yang bisa diputar secara 180 derajat horizontal untuk selfie.

Terdapat sensor yang membuat LCD menjadi nonaktif saat Anda menggunakan electronic view finder kamera ini. Desain retro membuat seluruh kontrol kamera hadir lewat tombol putar yang hadir di bagian atasnya.


Fujifilm X-T100 yang memiliki bobot 448 gram menggunakan material rangka alumunium anti-karat serta sensor kamera 24,2 megapiksel APS-C, yang 14 kali lebih besar dari sensor kamera smartphone.

Untuk kemampuan autofocus, kamera ini sudah disebut dilengkapi autofocus yang memiliki sistem deteksi gerakan serta algoritma yang menjamin kemampuan menentukan titik fokus lebih akurat dan cepat.

Selain itu tersedia juga sistem Intelligent hybrid AF yang diklaim mampu memberikan kebebasan pilihan bagi pengguna untuk menangkap foto momen atau objek pada mode yang tepat dan instan alias lebih mudah sehingga hasil foto lebih sempurna. Pada seri ini SR+ Auto Mode telah mengombinasikan teknologi pengenal subjek dan gambar.

Sebagai tambahan, Fujifilm X-T100 juga menghadirkan 11 variasi mode Film Simulation dan 17 variasi Advanced Filters, memberikan akses penggunanya mengolah foto dengan ekspresi artistik tanpa batas dan memberikan efek film di foto-foto yang dihasilkan. 

Pihak Fujifim juga menyebutkan bahwa Fujifim X-T100 dapat dipasangkan dengan seri lensa X-Mount termasuk lensa elektrik XC15-45mmF3.5-5.6 OIS PZ. Seri lensa ini, dapat menjangkau fokus dari 15mm hingga 1200mm (ekuivalen 35mm) termasuk lensa zoom dan lensa fixed.

Daya tahan baterainya sendiri digadang mereka mampu bertahan hingga 430 frame foto dalam sekali pengisian daya. Dari sisi konektivitas, sudah tersedia Bluetooth untuk berbagi gambar atau terhubung dengan printer Fujifilm Instax Sp-E untuk mencetak hasil foto dalam format Instax.

Pihak Fujifilm menyatakan bahwa kamera ini dibanderol harga pasaran sebesar Rp8,9 juta untuk kamera X-T100 Body only, dan Rp10,4 juta untuk X-T100 Kit XC15-45mm.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.