Facebook Pegang Lisensi Tiga Label Musik Besar, Siapa Saja?

Lufthi Anggraeni 12 Maret 2018 13:13 WIB
facebook
Facebook Pegang Lisensi Tiga Label Musik Besar, Siapa Saja?
Facebook telah mendapatkan lisensi musisi dan penulis lagu dari tiga label musik untuk platformnya.
Jakarta: Facebook telah mendapatkan lisensi dari label musik utama, guna mendukung inisiatif terkait penggunaan musik berlisensi pada video yang digunaka di Facebook, Facebook Messenger, Instagram, dan Oculus.

Warner Music Group mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Facebook untuk menambahkan seniman yang dinaunginya ke daftar lisensi musik milik facebook. Sebelumnya, label Universal Music Group dan Sony / ATV Music Publishing telah terlebih dahulu mencapai kesepakatan.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, musisi dan penulis lagu yang dinaungi Warner akan memperoleh royalti dari video yang diciptakan oleh penggemar, dan menggunakan lagu yang mereka ciptakan atau populerkan.


Hal ini menguntungkan pengguna Facebook atau Instagram, sebab memungkinkan mereka menghindari video berisi bagian lagu berlisensi dihapus secara otomatis dari platform akibat pelanggaran hak cipta.

Selain itu, kesepakatan ini juga dinilai akan mendorong lebih banyak pengguna untuk menciptakan dan berbagi karya mereka di platform, hal yang menjadi fokus Facebook selama beberapa bulan terakhir.

Telah mencapai kesepakatan dengan tiga label, Facebook masih memiliki pekerjaan rumah untuk menyelesaikan kesepakatan dengan label musik lainnya.

Saat ini, Facebook dilaporkan tengah berdiskusi untuk menyelesaikan kesepakatannya dengan Merlin, agar dapat menambahkan seniman lain pada daftar musisi berlisensi miliknya. Diskusi tersebut telah mencapai perkembangan baik dalam kurun waktu beberapa bulan.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.