foto: The Next Web
foto: The Next Web

TCL Setop Produksi BlackBerry, Siapa Penggantinya?

Teknologi blackberry teknologi gadget
Cahyandaru Kuncorojati • 04 Februari 2020 10:32
Jakarta: BlackBerry menjadi nama smartphone yang fenomenal di Indonesia sebelum akhirnya berhenti memproduksi smartphone secara global di 2016. Kemudian disusul aplikasi BlackBerry Messenger juga ikut padam di Mei 2019.
 
Di global, lisensi untuk memproduksi smartphone dengan merek ini dipegang oleh perusahaan manufaktur TCL di 2016. Kabar terbaru, TCL memutuskan untuk tidak lagi memproduksi smartphone BlackBerry.
 
Dikutip dari Digital Trends, akun Twitter dari BlackBerry Mobile Communications menyatakan bahwa TCL tidak lagi memiliki lisensi desain, produksi, dan memasarkan smartphone BlackBerry.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ini jadi kabar buruk bagi merek BlackBerry. Artinya perusahaan tersebut kembali kehilangan arah dalamn industri perangkat mobile. Sejauh ini belum ada informasi perusahaan yang akan membeli lisensi merek BlackBerry.
 
Meskipun begitu BlackBerry tidak akan benar-benar mati di industri smartphone. Di India dan beberapa negara Asia, ada manufaktur bernama Optiemis yang membeli lisensi merek ini dan merilis dua smartphone BlackBerry Evolve dan Evolve X.
 
Kedua smartphone ini menyajikan desain full layar sentuh dengan tetap menggunakan software orisinil BlackBerry terutama di sistem keamanan yang menjadi keunggulan merek BlackBerry.
 
Di tangan TCL, BlackBerry sebetulnya jauh lebih laris manis. Mereka memproduksi smartphone ini dengan fitur yang menjadi keunikan dan nilai jual BlackBerry: keyboard fisik, daya tahan baterai yang panjang, dan sistem keamanan berlapis.
 
TCL sebelumnya sudah merilis BlackBerry KeyOne dan BlackBerry Key 2 serta berencana merilis BlackBerry Key 2 LE sebagai smartphone terakhir. Sebelumnya perusahaan ini sempat ditanya mengenai rencana merilis smartphone BlackBerry versi 5G, namun datangnya kabar tadi jelas menutup kemungkinan kehadiran smartphone 5G tersebut.
 
BlackBerry dikabarkan tetap akan hidup sebagai perusahaan software. TCL sendiri akan tetap memberikan dukungan software hingga 31 Agustus 2022.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif