Informasi ini terutama perlu diperhatikan pengguna yang baru membeli iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Kerusakan pada kaca belakang memang memiliki tarif yang lebih rendah, tetapi layar, kamera, hingga kerusakan lain memiliki biaya yang jauh lebih besar.
Berapa Biaya Servis iPhone 18 Pro dan Pro Max?
Diktutip dari laporan Mashable US, Untuk kerusakan kaca belakang, Apple mengenakan biaya USD159 (Rp2,8 jutaan) pada iPhone 18 Pro maupun iPhone 18 Pro Max. Sementara itu, kerusakan kamera belakang dibanderol USD249 (Rp4,4 jutaan) untuk kedua perangkat.Layanan baterai memiliki biaya USD129 (Rp2,3 jutaan) untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Namun, ada konteks penting di sini. Masalah baterai pada perangkat yang masih baru biasanya dapat masuk dalam cakupan garansi.
Perbedaan biaya mulai terasa ketika kerusakan mengenai layar. Perbaikan layar iPhone 18 Pro mencapai USD329 (Rp5,9 jutaan), sedangkan iPhone 18 Pro Max membutuhkan USD379 (Rp6,8 jutaan)
Bila insiden yang terjadi lebih parah hingga merusak layar sekaligus kaca belakang, biayanya naik menjadi USD419 (Rp7,5 jutaan) untuk iPhone 18 Pro dan USD469 (Rp8,4 jutaan) untuk iPhone 18 Pro Max.
Selisih USD50 (Rp899 ribu) antara kedua model pada layanan layar dan kombinasi layar-kaca belakang juga menunjukkan bahwa ukuran perangkat ikut berpengaruh terhadap biaya perbaikan.
Kerusakan “Other Damage” Bisa Jauh Lebih Mahal
Ada satu kategori yang patut diperhatikan, yakni kerusakan yang tidak termasuk jenis perbaikan umum di atas. Apple memasukkannya ke kategori “other damage”.Untuk iPhone 18 Pro, biaya perbaikannya dapat mencapai USD849 (Rp15,2 jutaan). Sementara pada iPhone 18 Pro Max, tagihannya bisa menyentuh USD899 (Rp16 jutaan).
Perbedaan ini cukup besar dibandingkan biaya penggantian komponen tertentu. Karena itu, jenis kerusakan menjadi faktor penting ketika memperkirakan biaya servis iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Dengan kata lain, tidak semua kerusakan memiliki konsekuensi biaya yang sama. Kerusakan kaca belakang atau baterai masih berada di kisaran USD100 (Rp1,7 jutaan), sedangkan masalah yang dikategorikan sebagai “other damage” bisa melonjak hingga mendekati USD900.
Bagaimana dengan iPhone 17 Pro?
Menariknya, biaya perbaikan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max disebut tidak jauh berbeda dari generasi sebelumnya, yakni iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max.Laporan tersebut menyebut bodi kedua generasi perangkat tergolong sangat mirip, sehingga kebutuhan komponen dan pengerjaan servis kemungkinan juga tidak berbeda jauh.
Perbedaan yang disebut secara khusus berada pada layanan baterai. Apple mengenakan biaya USD10 lebih mahal untuk perbaikan baterai iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dibandingkan generasi sebelumnya.
Artinya, dari sisi biaya servis, iPhone 17 Pro dan iPhone 18 Pro berada pada kisaran yang relatif berdekatan berdasarkan tarif yang disebutkan tersebut. Namun, angka ini tetap merupakan harga dalam dolar AS, dan tidak bisa dianggap sebagai tarif servis resmi dalam rupiah untuk Indonesia karena sumber tidak mencantumkan harga regional Indonesia.