Snapdragon C.
Snapdragon C.

Computex 2026

Qualcomm Rilis Snapdragon C, Laptop AI Mulai Rp4 Jutaan

Cahyandaru Kuncorojati • 02 Juni 2026 14:36
Ringkasnya gini..
  • Qualcomm memperkenalkan Snapdragon C untuk laptop entry-level dengan harga mulai USD300.
  • Platform ini menawarkan daya tahan baterai seharian, performa responsif, dan dukungan AI melalui NPU.
  • Acer Aspire Go 15 menjadi salah satu laptop pertama yang menggunakan Snapdragon C.
Jakarta: Qualcomm memperkenalkan Snapdragon C sebagai platform baru untuk laptop entry-level menjelang Computex 2026. 
 
Berbeda dari lini Snapdragon X Series yang menyasar segmen premium, Snapdragon C dirancang untuk menghadirkan pengalaman komputasi modern dengan harga yang lebih terjangkau.
 
Dikutip dari laporan WCCF Tech, melalui platform baru ini Qualcomm membidik pasar pelajar, keluarga, hingga usaha kecil yang membutuhkan laptop untuk produktivitas sehari-hari tanpa harus mengeluarkan biaya besar. 

Perusahaan menyebut perangkat berbasis Snapdragon C akan tersedia dengan harga mulai USD300 atau sekitar Rp4,8 jutaan. Kehadiran Snapdragon C juga muncul di tengah meningkatnya harga perangkat komputasi global. 
 
Qualcomm melihat kebutuhan akan laptop yang lebih terjangkau semakin besar, sementara konsumen tetap menginginkan daya tahan baterai panjang, performa responsif, dan fitur kecerdasan buatan atau AI.
 

Snapdragon C untuk Laptop Entry-Level

Qualcomm memposisikan Snapdragon C sebagai lini baru di bawah keluarga Snapdragon X dan Snapdragon X Elite.
 
Jika Snapdragon X2 dan X2 Elite dirancang untuk laptop premium, Snapdragon C difokuskan untuk kebutuhan komputasi harian dengan desain yang tetap hemat daya, senyap, dan efisien.
 
Perusahaan menyebut platform ini akan menawarkan kombinasi performa responsif, daya tahan baterai seharian, serta kemampuan AI yang sebelumnya lebih banyak ditemukan pada perangkat kelas atas.
 
"Kami menghadirkan komputasi yang berorientasi pada nilai, masa pakai baterai seharian, kemampuan AI, dan performa responsif dalam perangkat yang dingin dan senyap," kata Kedar Kondap, Senior Vice President dan General Manager of Compute and Gaming Qualcomm Technologies.
 
Menurut Qualcomm, platform tersebut juga menjadi upaya untuk memperluas akses terhadap teknologi komputasi modern kepada lebih banyak pengguna.
 
Meski menyasar kelas entry-level, Qualcomm memastikan Snapdragon C akan tetap dibekali Neural Processing Unit (NPU) untuk mendukung fitur-fitur AI.
 
Perusahaan belum mengungkapkan spesifikasi detail NPU yang digunakan. Namun Qualcomm menyatakan laptop Snapdragon C akan memiliki kemampuan AI bawaan yang sesuai dengan kebutuhan komputasi modern.
 
Sebagai perbandingan, lini Snapdragon X Elite memiliki kemampuan AI hingga 80 TOPS. Snapdragon C diperkirakan hadir dengan performa AI yang lebih rendah, namun tetap mampu menjalankan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan yang kini semakin umum digunakan pada Windows 11.
 
Selain AI, Qualcomm juga menjanjikan efisiensi daya yang tinggi sehingga laptop berbasis Snapdragon C dapat digunakan sepanjang hari tanpa perlu sering mencari sumber listrik.
 

Spesifikasi Masih Dirahasiakan

Hingga saat ini Qualcomm belum mengungkapkan spesifikasi resmi Snapdragon C. Namun sejumlah laporan menyebut platform tersebut kemungkinan menggunakan system-on-chip (SoC) berbasis proses manufaktur 6nm dengan nama kode Kenai.
 
Chip itu disebut akan mengusung GPU Adreno terintegrasi dengan kecepatan hingga 900 MHz serta dukungan memori LPDDR5 melalui konfigurasi kanal tunggal 32-bit.
 
Meski belum dikonfirmasi secara resmi, spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa Snapdragon C akan lebih difokuskan untuk kebutuhan produktivitas sehari-hari dibanding pekerjaan berat atau gaming kelas atas.
 
Qualcomm juga mengungkapkan bahwa sejumlah produsen laptop telah menyiapkan perangkat berbasis Snapdragon C.
 
Salah satu yang sudah diperkenalkan adalah Acer Aspire Go 15. Laptop tersebut hadir dengan layar Full HD 15,6 inci, RAM hingga 8GB, penyimpanan hingga 512GB, baterai 53Wh, serta konektivitas Wi-Fi 6E. 
 
Acer juga menyertakan dua port USB Type-C dan HDMI untuk mendukung kebutuhan produktivitas pengguna. Selain Acer, Qualcomm turut menampilkan logo HP dan Lenovo dalam materi presentasinya yang mengindikasikan kedua perusahaan tersebut juga tengah menyiapkan perangkat berbasis Snapdragon C.
 
Peluncuran Snapdragon C terjadi ketika pasar laptop menghadapi tekanan harga yang semakin tinggi.
 
Qualcomm melihat adanya celah pasar untuk perangkat yang mampu menawarkan pengalaman komputasi modern tanpa harus masuk ke segmen premium.
 
Dengan harga mulai USD300, Snapdragon C diposisikan sebagai alternatif bagi konsumen yang membutuhkan laptop Windows untuk belajar, bekerja, dan menjalankan aplikasi harian dengan biaya yang lebih terjangkau.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA