Tidak hanya itu, analisa IDC juga menyebutkan bahwa hape 4G masih lebih populer dibandingkan 5G untuk pangsa pasar di Indonesia. Mereka juga merilis daftar lima merek hape yang mendominasi pasar Indonesia berdasarkan angka pengiriman (shipment) yang mencapai jutaan.
Peringkat pertama ada Samsung yang menguasai pangsa pasar (market share) kuartal kedua (Q2) 2023 dengan persentase 20,8 persen.
.jpg)
Meskipun begitu IDC mengklaim pertumbuhan Year-over-Year (YOY) minus 3,4 persen dibandingkan kuartal kedua tahun lalu pangsa pasarnya 20,2 persen.
Oppo mengisi peringkat kedua dengan menguasai pangsa pasar sebanyak 17,6 persen di Q2 2023 menurun dari 20,6 persen di kuartal yang sama tahun lalu. Pertumbuhannya tercatat minus 19,8 persen.
vivo mengekor di posisi ketiga dengan pangsa pasar kuartal kedua tahun 2023 sebanyak 16,5 persen, turun dari 17,8 persen pada kuartal kedua tahun 2022. Pertumbuhan tahunannya disebut minus 13,1 persen.
Posisi keempat diisi oleh Xiaomi dengan pangsa pasar 14,7 persen, turun dari 15,6 di kuartal kedua tahun lalu. Pertumbuhan Year-over-Year mereka disebut minus 11,8 persen.
Induk dari Infinix, Itel, dna Tecno yaitu Transsion berada di posisi kelima dan menjadi satu-satunya merek yang mencatatkan pertumbuhan positif. Transsion menguasai 17 persen pangsa pasar saat ini, peningkatan dari 14,6 persen di kuartal kedua tahun lalu.
Transsion mencatatkan pertumbuhan Year-over-Year yang diklaim IDC sebesar 9,1 persen. Hal ini tidak mengejutkan mengingat ketiga sub-brand mereka per tahun ini resmi bersaing di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News