Snapdragon 855 Punya Fitur 3D Sonic Sensor
SVP & GM Mobile, Qualcomm, Alex Katouzian.
Maui: Qualcomm mengumumkan keberadaan 3D Sonic Sensor, sensor sidik jari yang bisa tertanam pada layar.

Sebenarnya, Qualcomm telah mengembangkan sensor sidik jari ini selama bertahun-tahun. Namun, mereka baru meluncurkannya pada saat peluncuran Snapdragon 855.

SVP & GM Mobile, Qualcomm, Alex Katouzian mengatakan bahwa smartphone yang dilengkapi dengan 3D Sonic Sensor akan diluncurkan pada tahun depan.


Pemindai sidik jari dari Qualcomm ini berbeda dari sensor sidik jari optik yang digunakan pada banyak smartphone selama ini. Sementara sensor optik hanya mengambil gambar 2D, 3D Sonic Sensor menggunakan gelombang suara untuk memetakan sidik jari Anda.

Ketika hendak membuka kunci ponsel, 3D Sonic Sensor akan membaca sidik jari Anda dan membandingkannya dengan data sidik jari yang tersimpan di ponsel. Dalam wawancara di acara Tech Summit, Katouzian mengatakan, data itu disimpan di "kawasan yang aman" pada chipset.

"Salah satu alasan mengapa 3D Sonic Sensor lebih baik adalah karena solusi pemindai optik hanya mengambil foto 2D dari jari Anda. Solusi ini bisa dapat dengan mudah ditipu. Jika Anda mengambil foto dari jari Anda, ponsel akan bisa membuka," kata Katouzian.

Selain lebih aman, ujar Katouzian, kelebihan lain dari 3D Sonic Sensor adalah kemampuannya untuk "membaca" sidik jari bahkan ketika jari berada dalam keadaan basah atau berminyak.

Mengingat perusahaan smartphone berlomba-lomba untuk menghilangkan bezel sama sekali, 3D Sonic Sensor yang bisa terpasang langsung pada layar akan sangat berguna.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.