Meskipun tidak diketahui berapa nilai akuisisi tersebut, Drive.ai sempat memiliki valuasi USD200 juta (Rp2,8 triliun). Menurut laporan Axios, "puluhan" teknisi Drive.ai telah bergabung dengan Apple setelah akuisisi ini selesai. Sementara itu, sebagai perusahaan, Drive.ai berhenti beroperasi.
Pada awal Juni, Apple tertarik mengakuisisi Drive.ai. Untuk lebih tepatnya, mereka tertarik untuk mendapatkan para teknisi bertalenta yang ada di startup tersebut, lapor Business Insider.
Kemarin, Drive.ai dilaporkan hendak menyatakan bankrut dan merumahkan 90 pegawai pada akhir Juni, menurut dokumen yang diserahkan pada regulator California. Namun, tampaknya, hal ini akhirnya dibatalkan karena Apple akhirnya menyelesaikan akuisisi dari startup tersebut.
Drive.ai bukanlah satu-satunya perusahaan yang tertarik dengan mobil otonom. Namun, produknya unik. Mereka tidak berusaha untuk mengembangkan mobil otonom dari nol. Sebagai gantinya, mereka membuat "perlengkapan" untuk mengubah mobil biasa menjadi mobil otonom.
Sejauh ini, Apple telah menanamkan investasi dalam jumlah besar untuk mengembangkan mobil otonom mereka. Mereka juga tertarik membuat teknologi mobil otonom.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News