Ilustrasi: Alibaba
Ilustrasi: Alibaba

Alibaba Sediakan Wadah Komunikasi Tenaga Medis Lintas Batas

Teknologi teknologi alibaba corporate transformasi digital
Lufthi Anggraeni • 30 Maret 2020 09:21
Jakarta: Dengan semakin meluasnya kasus dan penyebaran Covid-19, banyak negara dan wilayah di dunia yang membutuhkan nasihat dan panduan dari para ahli dan tenaga medis di seluruh dunia.
 
Menjawab kebutuhan akan kolaborasi lintas batas ini, Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation mengumumkan International Medical Expert Communication Platformuntuk membangun komunitas virtual serta kolaborasireal timeantar para ahli dan tenaga medis.
 
Platform ini adalah bagian dari programGlobal MediXchange for Combating COVID-19 (GMCC)yang dibangun oleh kedua yayasan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Platform ini diklaim untuk para pakar medis di seluruh dunia untuk berkomunikasi dengan lancar satu sama lain dan berbagi pengalaman penting dalam memerangi pandemi virus korona.
 
Hingga saat ini, International Medical Expert Communication Platform telah menarik banyak institusi medis di Tiongkok, termasuk Zhongnan Hospital of Wuhan University (Wuhan Leishenshan Hospital), The First Affiliated Hospital, Zhejiang University School of Medicine (FAHZU), dan lainnya.
 
Lebih dari 440 institusi medis dari 104 negara dan wilayah telah mendaftar untuk belajar dan berbagi pengalaman dalam memerangi Covid-19 melalui platform tersebut dimana mayoritas berasal dari lembaga-lembaga medis di Amerika Serikat, Turki, Inggris, Pakistan, Spanyol dan Jerman.
 
Staf medis perlu mendaftar dan disetujui untuk bergabung. Setelah mereka diterima, mereka bebas untuk berpartisipasi dalam diskusi dan sesi individu atau kelompok
 
"Pengetahuan adalah kekuatan! Kami meluncurkan platform online untuk dokter dan perawat di seluruh dunia untuk bertukar ide, wawasan, dan solusi melawan virus. Kami menyambut semua rumah sakit untuk bergabung dengan rumah sakit Cina di platform terbuka ini,”tulis Jack Ma dalam sebuah kicauan.
 
Tenaga medis dari berbagai negara diklaim dapat memilih berkomunikasi dengan sesama dokter secara individual, atau mereka dapat berpartisipasi dalam sesi kelompok untuk berbagi langsung ataupun berinteraksi dengan banyak peserta, menggunakan terjemahan dari kecerdasan buatan yang real-time untuk mengatasi hambatan komunikasi.
 
Contohnya, Rumah Sakit Afiliasi Pertama, The First Affiliated Hospital, Zhejiang University School of Medicine (FAHZU) telah menggunakan platform ini untuk berbagi pengalaman berharga mereka dengan 92 institusi medis dari 44 negara dan wilayah.
 
Fungsi pemutaran ulang juga memungkinkan untuk berbagi atau mengunggah di situs resmi. Fungsi ini juga berguna bagi mereka yang tidak dapat bergabung dengan siaran langsung karena perbedaan waktu atau jika mereka sibuk dengan tugas mereka.
 
Melalui konferensi video dan terjemahan AI dari dan ke dalam 11 bahasa (Arab, Cina, Inggris, Prancis, Indonesia, Jepang, Rusia, Spanyol, Thailand, Turki, dan Vietnam), platform ini diharapkan dapat membangun komunitas virtual.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif