NEWSTICKER
Buoy menjadi alat pendeteksi tsunami tercepat, membantu mengurangi korban dan kerugian.
Buoy menjadi alat pendeteksi tsunami tercepat, membantu mengurangi korban dan kerugian.

Buoy, Pendeteksi Tsunami Tercepat untuk Wilayah Indonesia

Teknologi teknologi Kenduri Kebangsaan
Lufthi Anggraeni • 20 Februari 2020 18:44
Jakarta: Indonesia merupakan negara yang kaya, salah satunya karena berada di pertemuan tiga lempeng tektonik, yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. Namun, posisi ini menjadikan Indonesia rentan terhadap bencana alam.
 
Salah satu insiden bencana alam terbesar yang dialami Indonesia terjadi pada bulan Desember 2004 lalu. Bencana Tsunami yang terjadi akibat pergeseran lempeng Eurasia dan Indo-Australia memporak-porandakan sejumlah wilayah di Asia Tenggara, dengan wilayah Aceh sebagai wilayah di Indonesia dengan dampak terburuk.
 
Sejak bencana tersebut, Indonesia terus berbenah, salah satunya dengan menggencarkan berbagai upaya untuk memprediksi bencana ini, guna mengurangi korban jiwa dan kerugian, salah satunya dengan memanfaatkan perangkat bernama Buoy.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Buoy ini dinilai menjadi salah satu opsi teknologi pendeteksi dini tercepat atas peluang terjadinya tsunami di wilayah Indonesia. Sebagai informasi, Buoy merupakan sistem pelampung yang diletakkan di tengah laut untuk mendeteksi gelombang pasang dan tsunami.
 
Keberadaan Buoy dinilai penting untuk mengirimkan sinyal terkini ketika ada gelombang tinggi di tengah laut yang diduga berpotensi menjadi tsunami muncul. Buoy akan mengirimkan sinyal ke pusat monitoring secara real time dan terus menerus, jika ada gelombang yang melewatinya.
 
Semakin tinggi dan kencang gelombang, maka frekuensi sinyal yang dikirim Buoy akan semakin rapat dan dapat mengirimkan selama berkali-kali dalam hitungan detik.
 
Buoy dinilai sejumlah peneliti Geofisika memiliki peran penting, yaitu sebagai alat pendeteksi yang ideal, sebab diletakan jauh ditengah samudra, sehingga dapat mendeteksi mendeteksi tsunami dengan lebih cepat. Dengan pemberitahuan informasi peluang bencana lebih cepat, akan lebih banyak masyarakat yang bisa menyelamatkan diri.
 
Sementara itu, Buoy telah masuk ke dalam grand design Indonesia Tsunami Early Warning System yang dirancang sejak tsunami Aceh 2004 silam. Buoy dipasang di beberapa titik di laut lepas di wilayah Indonesia, dari Samudra Hindia sampai Sumatera, Selatan Jawa dan lainnya.
 
Selain itu, Buoy juga dinilai sebagai perangkat pendeteksi tsunami jauh lebih baik jika dibandingkan dengan alat untuk mengukur perubahan permukaan atau tide gauge. Sebab, tide gauge ini tidak dapat dijadikan sebagai alat deteksi tsunami.
 
Tide gauge memiliki kemampuan untuk mendeteksi tsunami dengan kecepatan baca selama dua hingga tiga menit. Selain itu, tide gauge juga hanya mampu membaca sinyal saat tsunami telah tiba di daratan, sehingga masyarakat tidak lagi memiliki waktu untuk menyelamatkan diri.
 
Hingga saat ini, Indonesia dinilai belum Buoy dalam jumlah mencukupi kebutuhannya, sehingga dengan demikian, Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menambahkan jumlah perangkat teknologi ini.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif