Menkominfo Johnny G. Plate.
Menkominfo Johnny G. Plate.

Kominfo: Pembangunan Pusat Data Nasional Buka Peluang Investasi Data Center

Cahyandaru Kuncorojati • 27 Juni 2022 11:38
Jakarta: Rencana pemerintah Indonesia membangun Pusat Data Nasional (PDN) terus dikebut untuk menampung data yang saling terhubung untuk kebutuhan instansi pemerintah pusat dan daerah sehingga bisa menyediakan layanan hingga pengambilan keputusan berbasis data.
 
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dalam kegiatan meninjau pembangunan PDN di Batam, Kepulauan Riau menuturkan bahwa empat PDN yang akan dimiliki Indonesia membuka peluang investasi melihat aspek kebutuhan infrastrukturnya.
 
“Kita harapkan konsumsi data perkapita di Indonesia akan semakin meningkat dengan pemerintah membangun pusat data akan memberikan dorongan pada sektor privat juga segera membangun pusat data,” ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyebutkan bahwa pengelolaan data atau pusat data nasional erat dengan kebutuhan jaringan transmisi kabel serat optik dan listrik. Makanya dia meyakini bahwa keberadaan PDN di Jabodetabek, Kawasan Deltamas Industrial Estate, dan di kawasan Nongsa Digital Park, Batam, akan menarik pertumbuhan investasi data center di Indonesia.
 
“Perkiraan prognosis ekonomi digital Indonesia tahun 2025 sekitar USD124 milliar, sedangkan tahun 2030 diprediksi mencapai USD315 milliar. Itu merupakan 42 persen dari proyeksi digital ekonomi ASEAN, sehingga kita membutuhkan banyak pusat data,” ungkapnya.
 
Menkominfo mengakui pemilihan lokasi pusat data yang berbeda-beda dilatari kebutuhan untuk menghubungkan antar wilayah layanan pemerintah. Mengenai koneksi antar PDN, Menteri Johnny menyatakan akan ditopang dengan jaringan backbone kabel serat optik Palapa Ring.
 
“Dan yang ketiga, akan dibangun di Balikpapan (Ibukota Negara Baru di Kalimantan Timur) dalam rangka melayani pusat pemerintahan baru, dan pusat data keempat akan dibangun di Labuan Bajo karena memang penggelaran fiber optic kita di wilayah selatan untuk menghubungkan Indonesia bagian barat dengan timur melalui wilayah selatan,” tutur Menkominfo.
 
“Jadi dari Jakarta (Jawa) dihubungkan ke Bali-Nusa tenggara Barat-Nusa Tenggara Timur-Maluku Tenggara dan Timika (Papua). Di sana juga dibangun pusat data yang keempat,” tandasnya.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif