Lenovo mendukung FIFA World Cup 2026 dengan AI, avatar 3D pemain, analitik pertandingan, dan teknologi penyiaran canggih untuk pengalaman yang lebih imersif.
Lenovo mendukung FIFA World Cup 2026 dengan AI, avatar 3D pemain, analitik pertandingan, dan teknologi penyiaran canggih untuk pengalaman yang lebih imersif.

Lenovo Dukung FIFA World Cup 2026 dengan AI, Avatar 3D hingga Teknologi Penyiaran Canggih

Cahyandaru Kuncorojati • 14 Juli 2026 16:32
Ringkasnya gini..
  • Lenovo menjadi Official Technology Partner FIFA World Cup 2026 dengan solusi AI dan infrastruktur digital.
  • Avatar 3D pemain digunakan untuk memperjelas visual Semi-Automated Offside Technology.
  • Teknologi Lenovo juga mendukung analitik pertandingan, penyiaran global, dan operasional 16 stadion.
Jakarta: FIFA World Cup 2026 bukan hanya menjadi turnamen sepak bola terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta. 
 
Ajang ini juga akan menjadi panggung bagi berbagai inovasi teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), infrastruktur komputasi, hingga avatar tiga dimensi (3D) pemain yang dikembangkan Lenovo sebagai Official Technology Partner FIFA.
 
Melalui kemitraan tersebut, Lenovo tidak sekadar menyediakan perangkat keras, tetapi juga membangun ekosistem teknologi yang mendukung operasional turnamen dari balik layar. 

Teknologi tersebut akan digunakan untuk membantu pengelolaan pertandingan, distribusi siaran global, analisis data, hingga menghadirkan pengalaman menonton yang lebih interaktif bagi miliaran penggemar di seluruh dunia.
 
Lenovo mulai menjadi Official Technology Partner FIFA sejak Oktober 2024. Kemitraan ini mencakup penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, FIFA Women's World Cup 2027 di Brasil, serta FIFA Club World Cup.
 

Lenovo Bangun Infrastruktur Digital FIFA World Cup 2026

Berbeda dengan penyelenggaraan turnamen sebelumnya yang mengandalkan banyak vendor teknologi, FIFA kini mempercayakan sebagian besar kebutuhan infrastruktur digital kepada Lenovo melalui solusi yang terintegrasi.
 
Perusahaan tersebut menyediakan berbagai perangkat mulai dari laptop ThinkPad, workstation, server, pusat penyimpanan data, tablet, hingga smartphone Motorola yang digunakan untuk mendukung operasional turnamen.
 
Di sisi infrastruktur, Lenovo juga menghadirkan Hybrid AI Cloud, pusat data, serta sistem digital workplace yang membantu mengelola distribusi data secara cepat ke berbagai lokasi pertandingan maupun pusat penyiaran. 
 
Teknologi tersebut dirancang agar operasional turnamen tetap berjalan stabil meski harus menangani miliaran data dan jutaan interaksi selama kompetisi berlangsung.
 

AI Bantu Analisis Pertandingan hingga Pengalaman Penggemar

Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah FIFA AI Pro, platform analitik berbasis AI yang dikembangkan bersama FIFA.
 
Platform ini mampu memproses jutaan titik data pertandingan dan menganalisis lebih dari 2.000 parameter permainan. Hasil analisis tersebut kemudian dapat dimanfaatkan seluruh tim peserta sebagai bahan evaluasi pascapertandingan maupun pengambilan keputusan.
 
Kehadiran FIFA AI Pro membuat akses terhadap analisis pertandingan menjadi lebih merata karena seluruh peserta memperoleh informasi yang sebelumnya hanya tersedia bagi tim dengan sumber daya analitik besar.
 
Selain untuk tim peserta, AI Lenovo juga diterapkan pada pengalaman menonton pertandingan. Penggemar nantinya dapat menikmati fitur Referee View AI Stabilizer yang menghadirkan perspektif pertandingan dari sudut pandang wasit dengan gambar yang lebih stabil melalui teknologi AI.
 

Avatar 3D Pemain Jadi Inovasi Baru di FIFA World Cup 2026

Salah satu teknologi paling menarik yang dibawa Lenovo adalah avatar 3D pemain berbasis AI.
 
Sebelum turnamen dimulai, setiap pemain akan menjalani proses pemindaian tubuh menggunakan pemindai 3D. Proses pengambilan gambar berlangsung kurang dari satu detik, sedangkan keseluruhan proses pemindaian membutuhkan waktu sekitar 30 detik termasuk persiapan.
 
Data tersebut kemudian diproses menjadi model digital yang memiliki dimensi dan proporsi tubuh sesuai kondisi asli pemain.
 

Mendukung Visualisasi Semi-Automated Offside

Avatar tersebut nantinya digunakan sebagai visual pada tayangan ulang Semi-Automated Offside Technology (SAOT).
 
Lenovo menegaskan teknologi ini bukan pengganti sistem Video Assistant Referee (VAR). Sistem VAR tetap dioperasikan oleh Hawk-Eye sebagai Official VAR Technology Partner FIFA.
 
Peran Lenovo adalah menyediakan model digital pemain, melakukan pengelolaan aset digital, hingga memastikan setiap avatar memiliki tingkat akurasi tinggi agar visual yang ditampilkan kepada penonton sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
 
Dengan demikian, ketika keputusan offside ditampilkan kepada penonton, visual pemain yang muncul merupakan representasi digital hasil pemindaian nyata, bukan sekadar animasi generik.
 

Teknologi Lenovo Hadir di Seluruh Venue Pertandingan

Implementasi teknologi Lenovo tidak hanya berada di ruang siaran. Perusahaan juga menghadirkan berbagai solusi Smart Stadium, Intelligent Command Center, serta Smart Wayfinding yang membantu pengelolaan keamanan, navigasi penonton, logistik, hingga operasional stadion.
 
Seluruh infrastruktur tersebut akan digunakan di 16 stadion penyelenggara FIFA World Cup 2026. Sementara pusat kendali teknologi akan ditempatkan di Technology Command Center (TCC) di Miami dan International Broadcast Center (IBC) di Dallas yang menjadi pusat distribusi siaran pertandingan ke lebih dari 200 negara.
 
Kemitraan ini menunjukkan bahwa FIFA World Cup 2026 tidak hanya menghadirkan inovasi di atas lapangan, tetapi juga transformasi besar dalam pemanfaatan AI dan infrastruktur digital untuk mendukung penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA