Foto: Geotab
Foto: Geotab

Geotab Connect 2026 Siap Transformasi Operasional Armada di Indonesia

Mohamad Mamduh • 16 Februari 2026 15:47
Ringkasnya gini..
  • Dalam ajang unggulan mereka, Geotab Connect 2026.
  • Geotab meluncurkan serangkaian produk generasi baru yang didukung perangkat keras berbasis AI dan presisi tinggi.
  • Kedua perangkat ini, GO dan GO Plus, dirancang agar kompatibel dengan platform kendaraan modern.
Jakarta: Geotab mengumumkan berbagai inovasi terbaru yang akan mengubah peta jalan telematika untuk transportasi dan armada di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, dalam ajang unggulan mereka, Geotab Connect 2026.
 
Acara ini berlangsung di Las Vegas, NV, dari 10 hingga 12 Februari 2026. Fokus utama inovasi ini adalah transformasi telematika dari sekadar alat pelacakan menjadi “kunci operasional” yang komprehensif. Geotab bertekad mendorong peningkatan keamanan, efisiensi operasional, dan visibilitas aset secara menyeluruh bagi armada di Indonesia.
 
David Brown, Associate Vice President, APAC Geotab, menyoroti tantangan yang dihadapi armada di Indonesia yang beroperasi dalam kondisi ekstrem setiap hari. Ia menjelaskan bahwa inovasi terbaru ini difokuskan pada mengubah data kendaraan terintegrasi menjadi informasi real-time yang benar-benar dapat dimanfaatkan oleh armada.

Tujuannya adalah mencegah insiden, membantu ketepatan pengambilan keputusan, serta menjaga visibilitas kendaraan dan aset penting, bahkan di wilayah yang sulit dijangkau.
 
Geotab meluncurkan serangkaian produk generasi baru yang didukung perangkat keras berbasis AI dan presisi tinggi yang akan tersedia di Indonesia pada tahun 2026. Inovasi yang akan hadir mencakup solusi keselamatan berbasis video bertenaga AI, kecerdasan kendaraan generasi terbaru, serta solusi pelacakan berdesain tangguh untuk meingkatkan visibilitas aset jarak jauh.
 
Dalam kategori kecerdasan generasi terbaru, Geotab memperkenalkan perangkat andalannya, GO, dan meluncurkan GO Plus. Perangkat GO terbaru dilengkapi konektivitas Bluetooth bawaan (native), peningkatan perlindungan anti-manipulasi (tamper protection), dan fitur last-gasp alerting.
 
Sementara itu, GO Plus adalah perangkat telematik yang dirancang dengan arsitektur terkini untuk mendukung pemrosesan AI yang lebih cepat dan menyediakan integritas data yang lebih tinggi.
 
GO Plus juga menawarkan dukungan pelacakan berbasis satelit (satellite-ready tracking) dan hotspot Wi-Fi terintegrasi, yang krusial untuk menyediakan aliran data terpercaya bagi rekonstruksi insiden, audit operasional, dan transparansi kinerja armada.
 
Kedua perangkat ini, GO dan GO Plus, dirancang agar kompatibel dengan platform kendaraan modern. Hal ini sangat penting mengingat armada di Indonesia umumnya mengelola berbagai jenis kendaraan dan sedang menghadapi transisi menuju kendaraan listrik (EV). Perangkat ini menawarkan diagnostik kendaraan yang andal untuk pemantauan bahan bakar maupun performa EV.
 
Geotab, yang merayakan 25 tahun inovasi, adalah perusahaan global yang melayani sekitar 100.000 pelanggan dan memproses 100 miliar titik data setiap hari dari lebih dari 5 juta langganan kendaraan secara global.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA