iPhone Duo.
iPhone Duo.

iPhone Duo Punya Layar Lipat tapi 5 Fitur iPhone Ini Harus Dikorbankan

Cahyandaru Kuncorojati • 05 Oktober 2026 13:19
Ringkasnya gini..
  • iPhone Duo tidak membawa Face ID dan menggantinya dengan Touch ID di tombol daya.
  • Kamera iPhone Duo lebih sederhana karena tidak memiliki telefoto periskop, LiDAR, dan sejumlah fitur kamera Pro.
  • Layar lipat menjadi daya tarik utama, tetapi pengguna harus menerima beberapa kompromi dibandingkan iPhone 18 Pro.
Jakarta: Kehadiran iPhone Duo membawa perubahan besar pada lini iPhone. Layar lipat menjadi daya tarik utama, tetapi desain baru tersebut juga membuat Apple harus memangkas sejumlah fitur yang selama ini menjadi bagian penting pengalaman menggunakan iPhone.

Perbedaan itu bukan hanya soal bentuk. iPhone Duo hadir dengan pendekatan yang lebih diarahkan pada pengalaman menikmati konten di layar besar, sementara beberapa kemampuan yang menjadi unggulan iPhone 18 Pro tidak ikut dibawa, mengutip laporan Engadget.

Bagi pengguna yang mempertimbangkan iPhone Duo, memahami kompromi ini penting sebelum berpindah ke ponsel layar lipat Apple.
 

1. Face ID Digantikan Touch ID

Perubahan yang kemungkinan paling cepat terasa adalah absennya Face ID.

Alih-alih menggunakan sistem pengenalan wajah seperti iPhone konvensional, iPhone Duo mengandalkan sensor Touch ID yang ditempatkan pada tombol daya. Artinya, proses membuka perangkat, autentikasi pembelian, hingga masuk ke aplikasi dilakukan menggunakan sidik jari atau kode sandi.

Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan Face ID, perubahan ini bisa terasa cukup mengganggu. Face ID memungkinkan autentikasi berlangsung tanpa harus secara khusus menyentuh sensor.

Sebaliknya, Touch ID tetap punya keunggulan bagi pengguna yang memang lebih menyukai autentikasi berbasis sidik jari.
 

2. Camera Control Tidak Lagi Tersedia

iPhone Duo juga tidak membawa tombol Camera Control yang terdapat pada sejumlah iPhone lainnya.

Camera Control dirancang untuk memberikan akses lebih cepat ke kamera sekaligus memungkinkan pengguna mengatur sejumlah parameter melalui kontrol sentuh. Bagi pengguna yang sudah terbiasa memakainya, absennya fitur tersebut tentu menjadi kehilangan.
 
Namun, dampaknya sangat bergantung pada kebiasaan. Pengguna yang jarang memanfaatkan Camera Control kemungkinan tidak akan terlalu mempermasalahkannya.
 

3. Kamera iPhone Duo Tidak Selengkap iPhone 18 Pro

Kompromi terbesar lainnya berada pada sektor fotografi. iPhone Duo memiliki dua kamera belakang 48 MP untuk kamera wide dan ultrawide, tetapi tidak mendapatkan kamera telefoto periskop yang tersedia pada iPhone 18 Pro. Sistem aperture mekanis dan LiDAR scanner yang menjadi bagian dari kemampuan fotografi iPhone 18 Pro juga tidak tersedia.

Kamera depan pada layar luar juga menggunakan sensor 12 MP, lebih rendah dibandingkan kamera depan 18 MP pada iPhone 18 Pro.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa layar lipat menjadi prioritas desain iPhone Duo, sementara kemampuan fotografi profesional bukan fokus utamanya.
 

4. Fitur Kamera Profesional Ikut Dipangkas

Perbedaannya ternyata tidak berhenti pada perangkat keras. Beberapa fitur fotografi berbasis software yang tersedia di iPhone 18 Pro juga tidak hadir di iPhone Duo.

Apple tidak membawa Pro Controls, sehingga pengguna tidak mendapatkan keleluasaan pengaturan seperti shutter speed dan aperture yang ditawarkan pada model Pro.

Dukungan ProRAW juga absen. Bagi fotografer yang mengandalkan format tersebut untuk pengolahan foto lebih lanjut, ini bisa menjadi pertimbangan serius.

iPhone Duo juga tidak mendukung foto dan video spasial. Fitur tersebut mungkin tidak terlalu penting bagi pengguna biasa, tetapi dapat menjadi pertimbangan bagi pemilik perangkat Apple yang mendukung pengalaman visual spasial.
 

5. Kamera Dalam Layar Berpotensi Jadi Kompromi Terbesar

Layar bagian dalam iPhone Duo menggunakan kamera FaceTime yang ditempatkan di bawah layar. Apple belum mengungkap resolusi megapiksel kamera tersebut.

Teknologi ini memang memberikan tampilan layar yang lebih bersih karena tidak membutuhkan lubang kamera yang mengganggu panel. Namun, penempatan kamera di balik lapisan layar secara desain membawa tantangan tersendiri terhadap kualitas gambar.

Karena itu, pengguna yang sering melakukan video call melalui layar bagian dalam perlu memperhatikan kompromi ini.

Meski daftar pengurangannya cukup panjang, tidak semua pengguna akan menganggapnya sebagai masalah. Bagi mereka yang lebih sering menggunakan smartphone untuk menonton konten, bersosial media, dan aktivitas sehari-hari, layar lipat bisa menjadi daya tarik yang lebih penting.

Sebaliknya, penggemar fotografi dan pengguna yang sangat bergantung pada Face ID perlu mempertimbangkan kembali pilihannya. iPhone Duo menawarkan pengalaman yang berbeda, tetapi layar lipat tersebut datang dengan sejumlah kompromi yang cukup nyata.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA