Dengan demikian, laporan ini memberikan gambaran siapa saja perangkat Android paling kuat secara keseluruhan di penghujung tahun lalu. Pada daftar AnTuTu bulan Desember 2025, dominasi chipset andalan dari Qualcomm, khususnya Snapdragon 8 Elite Gen 5, sangat jelas terlihat pada performa ponsel flagship.
Perangkat yang menggunakan chipset ini mendominasi sebagian besar peringkat atas, menegaskan peran besar System on Chip (SoC) tersebut dalam mendorong performa ponsel Android terbaik.
Berikut adalah daftar lengkap 10 HP Android flagship terkencang versi AnTuTu bulan Desember 2025, mencakup ponsel dengan performa unggul berdasarkan skor total benchmark.
Daftar HP Android Flagship Terkencang (AnTuTu Desember 2025)

1. Red Magic 11 Pro+ (Snapdragon 8 Elite Gen 5, 24 GB/1 TB): 4.118.828 poin
2. iQoo 15 (Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/1TB): 4.078.562 poin
3. OnePlus 15 (Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/1 TB): 4.073.184 poin
4. Realme GT8 Pro (Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/1 TB): 4.066.017 poin
5. Honor WIN (Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/1 TB): 4.054.673 poin
6. Vivo X300 Pro (Dimensity 9500, 16 GB/1 TB): 4.031.744 poin
7. Oppo Find X9 Pro (Dimensity 9500, 16 GB/1 TB): 4.023.008 poin
8. Honor Magic8 Pro (Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/1 TB): 3.948.065 poin
9. Honor Magic8 (Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/512 GB): 3.937.325 poin
10. Nubia Z80 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, 16 GB/512 GB): 3.856.452 poin
Dalam daftar tersebut, perangkat yang menempati posisi teratas secara signifikan didorong oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm. Hal ini menunjukkan bahwa SoC ini menjadi standar baru untuk performa tertinggi di kelas flagship Android akhir 2025.
Empat dari lima posisi teratas bahkan ditenagai oleh chipset ini, mencerminkan kemampuannya dalam tugas berat seperti gaming kelas atas, multitasking intensif, dan pengolahan grafis rumit. Red Magic 11 Pro+ mencatat skor tertinggi dalam daftar ini, menandai posisi ponsel gaming ini sebagai yang tercepat di antara perangkat flagship Android yang diuji pada bulan tersebut.
Skor totalnya mencerminkan kombinasi performa CPU, GPU, dan kinerja memori yang sangat tinggi. Selain itu, perangkat lain seperti iQOO 15 dan OnePlus 15 juga menunjukkan performa luar biasa di kisaran teratas.
Kedua model ini terus mengukuhkan reputasi mereka sebagai smartphone Android berperforma tinggi, cocok bagi pengguna yang menuntut respons cepat dalam aplikasi berat atau permainan AAA terbaru.
Tidak hanya ponsel berfokus pada performa Qualcomm, perwakilan dari MediaTek Dimensity 9500 seperti Vivo X300 Pro dan OPPO Find X9 Pro juga berhasil masuk dalam daftar top 10. Kendati berada di peringkat lebih rendah dibandingkan dengan ponsel Snapdragon, kehadiran perangkat tersebut menunjukkan bahwa ada juga kompetisi kuat dari arsitektur lain selain Qualcomm dalam segmen flagship Android.
Peringkat ini memberi gambaran yang baik bagi konsumen yang mempertimbangkan aspek performa sebagai prioritas utama sebelum membeli smartphone flagship. Data dari AnTuTu mencakup berbagai aspek performa dan memberikan indikasi seberapa kuat perangkat dalam skenario real-world ketika menjalankan aplikasi berat, termasuk gaming, virtual reality, dan pemrosesan multimedia.
Kendati skor AnTuTu bukan satu-satunya cara menilai kualitas keseluruhan ponsel, karena pengalaman pengguna juga dipengaruhi oleh sistem operasi, optimasi aplikasi, serta dukungan software jangka panjang, daftar ini tetap menjadi referensi kuat untuk melihat tren performa ponsel Android flagship terbaru.
Tren utama dari peringkat Desember 2025 menunjukkan bahwa persaingan chipset high-end kian ketat. Ponsel gaming seperti Red Magic atau iQOO meraih skor tinggi berkat solusi pendinginan dan konfigurasi memori superior, sementara ponsel dari OnePlus dan Realme menggabungkan performa tinggi dengan pengalaman pengguna lebih seimbang.
Perangkat dengan SoC MediaTek Dimensity 9500 juga menunjukkan kemampuan kompetitif mereka meskipun belum sepenuhnya menyaingi jajaran Snapdragon di puncak performa sintetis. Ke depan, berbagai pabrikan diprediksi akan terus mengoptimalkan hardware dan software untuk menciptakan pengalaman Android flagship yang makin optimal pada 2026 dan seterusnya, memperluas pilihan konsumen di segmen premium.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News