Microsoft menjelaskan bahwa 16GB RAM masih cukup untuk sebagian besar game modern, tetapi pengguna yang memainkan game berat, menggunakan mod besar, atau menjalankan aplikasi lain secara bersamaan disarankan memilih perangkat dengan memori lebih besar.
Dikutip dari situ Windows Latest, pernyataan ini muncul bersamaan dengan upaya Microsoft memposisikan Copilot+ PC sebagai kategori perangkat baru yang tidak hanya berfokus pada AI, tetapi juga gaming.
Menurut Microsoft, Copilot+ PC menawarkan konfigurasi hardware yang sudah dioptimalkan, sehingga pengguna tidak perlu merakit PC gaming sendiri.
Microsoft juga menyebut bahwa Copilot+ PC sudah dilengkapi CPU, GPU, memori, dan sistem pendingin yang dirancang untuk kebutuhan gaming, sehingga pengguna bisa langsung bermain tanpa harus mencocokkan komponen perangkat keras secara manual.
Rekomendasi Spesifikasi PC Gaming Windows 11
Selain membahas RAM, Microsoft juga memaparkan spesifikasi perangkat keras yang direkomendasikan untuk beberapa kategori gaming.Untuk gaming entry-level resolusi 1080p dengan pengaturan medium, Microsoft menyarankan prosesor seperti AMD Ryzen 5 5600 atau Intel Core i5-12400, dipasangkan dengan NVIDIA GTX 1660 Super atau AMD Radeon RX 6600.
Pada kelas menengah untuk gaming 1440p, Microsoft merekomendasikan AMD Ryzen 5 7600 atau Intel Core i5-13600K dengan GPU seperti RTX 3060 Ti atau RTX 4060 Ti.
Sementara itu, untuk gaming kelas atas atau resolusi 4K, konfigurasi yang disarankan mencakup AMD Ryzen 7 7800X3D atau Intel Core i7-13700K, dengan GPU RTX 4080 atau Radeon RX 7900 XTX.
Microsoft menegaskan bahwa perangkat dengan kombinasi spesifikasi tersebut dapat dianggap siap untuk gaming di Windows 11.
Copilot+ PC Diposisikan sebagai PC gaming
Awalnya, Copilot+ PC diperkenalkan sebagai kategori AI PC yang mengandalkan NPU (Neural Processing Unit) untuk pemrosesan AI lokal. Namun kini Microsoft mulai memperluas narasi pemasaran dengan menyebut perangkat tersebut juga cocok untuk gaming.Perusahaan bahkan menyatakan Copilot+ PC dapat menawarkan performa lebih tinggi dibanding perangkat Windows lama, serta menghadirkan desain termal yang dioptimalkan untuk gaming.
Meski begitu, Microsoft tidak memberikan perbandingan performa gaming secara langsung antara Copilot+ PC dan PC rakitan dengan harga serupa.
Selain itu, tidak semua Copilot+ PC dapat dianggap sebagai perangkat gaming. Perangkat berbasis Windows on Arm, misalnya yang menggunakan prosesor Snapdragon, masih menghadapi keterbatasan kompatibilitas game, termasuk masalah anti-cheat, launcher, dan performa grafis.
Karena itu, label Copilot+ PC tidak otomatis berarti perangkat tersebut dirancang khusus untuk gaming.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News