Kendaraan yang memiliki ukuran layaknya mobil-mobilan untuk anak ini dilengkapi dengan kamera 360 derajat yang bisa mencari kriminal dan kejadian yang tidak diinginkan, lapor Gulf News. Kemungkinan, kendaraan ini akan bisa mengenali kriminal menggunakan teknologi pengenalan wajah.
Menurut laporan The Verge, bot ini dibuat oleh startup asal Singapura, OTSAW Digital. Ia dinamai O-R3. OTSAW berkata, Dubai akan menjadi kota pertama di dunia yang menggunakan O-R3 untuk patroli sehari-hari. Mereka menyebutkan, robot ini tidak dibuat untuk menggantikan keberadaan polisi, tapi untuk melakukan tugas-tugas kecil dalam kepolisian.
Selain dilengkapi dengan kamera, O-R3 juga bisa mengisi baterainya secara otomatis. Bot ini juga dilengkapi dengan drone yang bisa mengikuti orang mencurigakan ke tempat yang tidak bisa diakses oleh sang robot.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Kepala Polisi Dubai, Mayor Jenderal Abdullah Khalifa Al Marri berkata, "Kami berusaha untuk memperkuat pasukan kami dengan bantuan teknologi seperti robot. Pada dasarnya, kami ingin agar jalanan menjadi aman bahkan jika tidak ada banyak polisi yang melakukan patroli."
Robot ini pertama kali akan melakukan patroli di kawasan destinasi wisata. Kepolisian Dubai mengatakan, pada 2030, mereka ingin 25 persen dari pasukannya sudah terdiri dari robot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News