Intel berencana membangun fasilitas manufaktur terbesar di Ohio, Amerika Serikat.
Intel berencana membangun fasilitas manufaktur terbesar di Ohio, Amerika Serikat.

Intel Gelontorkan Rp200 Triliun untuk Bangun Pabrik Chip di Ohio

Lufthi Anggraeni • 21 Januari 2022 21:28
Jakarta: Intel mengungkapkan rencananya untuk membangun fasilitas manufaktur semikonduktor besar di Ohio, Amerika Serikat (AS). Fasilitas ini ditargetkan menjadi lokasi manufaktur silikon terbesar di dunia.
 
Mengutip Engadget, Intel berencana untuk menginvestasikan dana sebesar USD20 miliar (Rp286,2 triliun) untuk membangun fasilitas ini pada lahan seluas 1.000 acre atau 4,5 km persegi di New Albany, berlokasi di luar Colombus, Ohio.
 
Rencana awal Intel termasuk membangun dua lokasi fabrikasi semikonduktor atau fabs di lahan tersebut, yang akan mempekerjakan sekitar 3.000 pegawai. Konstruksi di lahan ini dijadwalkan akan mulai dilaksanakan pada tahun 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Intel memprediksi fabs tersebut akan mulai beroperasi pada tahun 2025 mendatang. Laporan Bloomberg pada akhir tahun 2021 lalu mengklaim bahwa White House sangat tidak mendukung rencana Intel untuk meningkatkan produksi di Tiongkok.
 
Administrasi pemerintah AS telah mendorong perusahaan untuk memanufaktur chipset di dalam negeri guna menyelesaikan permasalahan kelangkaan global. Karenanya, perusahaan tengah melobi presiden untuk mendanai penelitian dan kegiatan manufaktur semikonduktor.
 
Intel menyebut pihaknya mempertimbangkan 38 lokasi berbeda di AS untuk pembangunan fasilitas manufaktur itu, namun kemudian memilih Ohio karena dinilai memiliki lahan yang mereka manfaatkan.
 
Sementara itu, Intel mengaku tidak ingin membangun fasilitas di lokasi yang dapat menggusur penduduk, hal yang alasan utama pembatalan rencana Amazon untuk membangun kantor pusat kedua di New York City.
 
Saat pembangunan fabs selesai, Intel berencana memanfaatkannya untuk memproduksi baik chipset karyanya maupun chipset untuk klien, di bawah naungan Intel Foundry Services. Intel mengumumkan layanan produksinya saat mengungkapkan pembangunan dua pabrik di Arizona pada bulan Maret lalu.
 
Sebagai informasi, dua pabrik Intel tersebut akan menelan biaya pembangunan sebesar USD20 miliar (Rp286,2 triliun). Intel disebut memiliki opsi untuk memperluas fasilitas di Ohio hingga 2.000 acres atau 8,09 km persegi dan membangun sebanyak delapan fabs di masa mendatang.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif