Satelit PSN Vi atau Nusantara 1 bakal menyajikan koneksi internet dengan broadband satelit.
Satelit PSN Vi atau Nusantara 1 bakal menyajikan koneksi internet dengan broadband satelit.

Indonesia Bakal Terbangkan Satelit Internet 15Gbps

Teknologi satelit telekomunikasi
Cahyandaru Kuncorojati • 23 Januari 2019 15:27
Jakarta: Indonesia bakal menambah satelit yang mengudara. PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) hari ini memberikan informasi mengenai satelit mereka yang akan diluncurkan menumpang roket Falcon 9 Space X, perusahaan yang dirintis Elon Musk.
 
PSN rencananya bakal menerbangkan satelit bernama PSN VI atau Nusantara 1 pada tanggal 18 Februari 2019. Misinya adalah menyediakan internet cepat dan merata ke pelosok Indonesia dan pendukung proyek Palapa Ring.
 
Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso menuturkan bahwa satelit ini berbeda dengan satelit konvensional. PSN VI menjadi satelit pertama teknologi High Throughput Satellite (HTS) yang mampu menyediakan bandwidth internet 15Gbps.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembangunan satelit ini dilakukan di Palo Alto Amerika Serikat, dan bakal diterbangkan dalam kargo roket Space X dari Florida. Satelit ini telah dibangun dengan memakan waktu tiga tahun setelah proses perancangan dua tahun. Biaya totalnya USD230 juta," jelas Adi.
 
Indonesia Bakal Terbangkan Satelit Internet 15Gbps
 
PSN VI bukan roket pertama buatan PT PSN Group. Sebelumnya satelit buatannya telah membantu menyediakan koneksi internet berbasis broadband satelit ke pelosok Papua, Sulawesi, dan beberapa daerah yang memang sulit atau belum dijangkau serat optik.
 
"Nantinya satelit ini bisa memberikan kecepatan internet 25Mbps yang tergolong cukup, atau setara 4G. Dari pantauan kami, pengguna layanan selama ini untuk video atau video call dengan lancar, atau untuk kebutuhan internet di instansi atau fasilitas publik," tutur Adi.
 
Direktur Niaga PSN, Agus Budi Tjahjono menyejelaskan bahwa PSN VI atau Nusantara 1 dirancang sangat efisien untuk menekan biaya angkut kargo Space X. Satelit ini hanya berbobot empat ton, sementara kapasitas kargo Space X tujuh ton.
 
Indonesia Bakal Terbangkan Satelit Internet 15Gbps
 
"Jadi biaya angkutnya bisa lebih murah tapi dengan kemampuan lebih baik dari satelit konvesional. Satelit konvensional bobotnya kisaran lima ton atau lebih dengan bandwidth kecil yaitu 5Gbps," ungkap Agus.
 
Agus menjelaskan bahwa satelit PSN VI atau Nusantara 1 bakal diperhitungkan mengorbit sekaligus siap melayani pada bulan April. Satelit ini bakal terpasang 146 derajat di atas bagian timur Papua Nugini. PSN sendiri juga sudah menyiapkan rencana untuk satelit selanjutnya yang mengusung teknologi HTS.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif