Fujifilm Meluncurkan Instax Square SQ20
Fujiifilm merilis kamera hibrida lini Instax model terbaru, bertajuk Instax SQ20.
Jakarta: Fujifilm Indonesia meluncurkan produk Instax terbarunya, bertajuk SQ20. Kamera ini merupakan penerus dari kamera hibrida generasi sebelumnya, yaitu SQ10. Kamera ini diklaim berbekal kemampuan untuk merekam obyek bergerak, dan merekam momen.

“Jadi ini adalah produk baru Instax yang merupakan hybrid-analog. Memang ada setengah digital tapi tetap bisa diprint secara normal. Jadi ini adalah next step dari SQ10 yang terakhir kita luncurkan kemarin,” ujar Assistant Marketing Manager Consumer Printing Fujifilm Indonesia Livia Setyabrata.

Kamera hibrida ini menawarkan fungsi dan fitur baru, salah satunya disebut dengan nama Motion Grab, memungkinkan pengguna merekam video berdurasi 15 detik. Pengguna juga dapat memilih satu frame dari video tersebut untuk dicetak.


Fitur lain yang dihadirkan Instax SQ20 ini adalah Time Shift College, memungkinkan pengguna untuk memotret empat foto saat menekan tombol shutter sebanyak satu kali. Foto yang dihasilkan fitur ini dapat ditampilkan dalam susunan rapi di satu lembar kertas foto.

Filter Sequence merupakan fitur yang memungkinkan perangkat merekam pergerakan obyek dalam video, kemudian diterjemahkan sebagai efek bayangan dari foto sebelumnya pada gambar diam, dan dapat dicetak ke dalam kertas foto.

Sementara itu, kamera juga berbekal kemampuan zoom serupa generasi sebelumnya, SQ10. Namun pada Instax SQ20, teknologi zoom ini merupakan zoom digital empat kali, dan dapat dilakukan sebelum menekan tombol shutter dengan memutar lensa ke arah kanan.

Pada Instax S10, kemampuan zoom ini dapat dilakukan pengguna setelah menekan tombol shutter dan memilih bagian dari foto yang ingin diperbesar. Fujifilm Instax SQ20 telah ditawarkan melalui program pre-order dari tanggal 15 November ini hingga 25 November mendatang.

Baik pada program pre-order ataupun saat telah dipasarkan secara offline pada bulan Desember mendatang, Instax SQ20 ditawarkan dalam pilihan warna hitam dan Beige serta dengan dukungan ruang penyimpanan internal dan slot microSD ini seharga Rp2.999.000.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.