NVIDIA Umumkan Keluarga Baru GPU Tesla T4
NVIDIA Tesla T4.
Jakarta: Bukan cuma seri GeForce RTX yang diperkenalkan oleh NVIDIA. Mereka juga kini memperkenalkan keluarga baru kartu grafis Tesla T4 berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) dan arsitektur Turing yang juga digunakan di seri GeForce RTX.

Berbeda dari seri GeForce RTX untuk mainstream dan gaming, Tesla T4 untuk kebutuhan pusat data yang memanfaatkan teknologi visual, misalnya mesin pencarian visual, alat analisis video, atau asisten digital seperti Alexa dan Siri.

Pihak NVIDIA menyebutkan bahwa Tesla T4 memiliki 2.560 core CUDA dan 320 core Tensor yang membuatnya diklaim memiliki kecepatan proses 40 kali lebih cepat ketimbang kemampuan prosesor atau CPU.


Dikutip dari Tom's Hardware, apabila dibandingkan generasi sebelumnya yakni Tesla P4, NVIDIA mengklaim Tesla T4 memiki performa 12 kali lipat lebih cepat sehingga mendukung beban kerja datacenter lebih besar.

Dijelaskan bahwa Tesla T4 masih hadir dengan konsumsi daya yang rendah seperti generasi sebelumnya sebesar 75W, dan mengandalkan antarmuka PCIe tapi tidak membutuhkan sumber daya tambahan menggunakan 6-pin connector.

Selain itu, konsumsi dayanya yang rendah juga membuat kartu grafis Tesla T4 tidak hadir dengan desain yang memiliki baling kipas untuk sistem pendingin. Untuk teknologi AI, NVIDIA membenamkan kemampuan mesin transcoding untuk video.

NVIDIA mengklaim teknologi AI tersebut memberikan kemampuan kartu grafis Tesla untuk melakukan decoding pada 38 buah video streaming Full-HD secara bersamaan.

NVIDIA juga melengkapi Teskat T4 dengan platform TensorRT Hyperscale yang membuatnya mendukung seluruh kerangka teknologi deep learning mulai dari PyTorch, TensorFlow, MXNet, dan Caffee2.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.