Ilustrasi: Transformasi digital
Ilustrasi: Transformasi digital

SAP Leonardo IoT Incar Bisnis Baru Transformasi Digital

Teknologi sap corporate transformasi digital
Mohammad Mamduh • 28 Februari 2019 11:04
Jakarta: SAP meluncurkan SAP Leonardo Internet of Things (IoT), solusi perusahaan yang diklaim untuk mendorong transformasi digital untuk IoT dan Industri 4.0.
 
SAP juga mengumumkan interoperabilitas cloud-to-cloud dari SAP Leonardo IoT dengan Microsoft Azure IoT Hub, untuk menambah pilihan konektivitas dan pengelolaan perangkat kepada para penggunanya.
 
Pengumuman ini dirilis pada gelaran MWC (Mobile World Congress) yang diselenggarakan pada tanggal 25-28 Februari di Barcelona, Spanyol.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu target utama SAP Leonardo IoT adalah menumbuhkan arus pendapatan. Hal tersebut diklaim memungkinkan pengguna menanamkan IoT ke dalam lini bisnis, meningkatkan aplikasi bisnis dengan teknologi IoT, dan mengembangkan model bisnis baru berdasarkan data dari solusi IoT.
 
"Kombinasi IoT dalam aplikasi membantu pelanggan mendapatkan nilai bisnis yang lebih baik dan keuntungan dalam persaingan yang lebih kuat,”kata Elvira Wallis, Senior Vice President dan Global Head SAP IoT.
 
SAP Leonardo IoT diklaim membantu penggunanya berinovasi dan meningkatkan proses bisnis menggunakan kecerdasan berbasis data dan konteks operasional dari mesin, produk, rantai pasokan, konsumen, dan para mitra.
 
Pihak SAP juga menyatakan kolaborasi SAP Leonardo IoT dan Microsoft Azure IoT Hub. Kolaborasi untuk menawarkan penggunaan Microsoft Azure IoT Hub sebagai konektivitas dan lapisan pengelolaan perangkat untuk data telemetri IoT.
 
Modul Essential Business Function (EBF) yang berbasis pada SAP Leonardo IoT Edgeare juga didesain untuk menjalankan incontainers pada Microsoft Azure IoT Edge
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif