Layar pemantau pengiriman via drone JD.com
Layar pemantau pengiriman via drone JD.com

Melihat Model Pengiriman Pakai Drone JD

Teknologi e-commerce JD.ID
Mohammad Mamduh • 25 Juni 2019 12:25
Suqian: Model pengiriman produk via drone mulai diterapkan beberapa e-commerce. Meskipun belum masif, pelaku industri e-commerce melihat metode pengiriman ini cukup menjanjikan.
 
JD asal Tiongkok juga mulai memanfaatkan drone untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu yang diperlukan produk dari awal memesan sampai ke tangan konsumen.
 
Untuk membuktikannya, JD mengundang beberapa wartawan yang ikut dalam acara JD 618 di Beijing, ke salah satu pusat pengiriman drone di Tiongkok. Pihak JD menjelaskan metode pengiriman ini masih dalam tahap uji coba, yang terletak di kota Suqian, Provinsi Jiangsu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Metode pengiriman drone dari pusat pengiriman diklaim bisa menjangkau 6 desa, dengan radius sampai 100 kilometer. Sebagian desa ini punya topografi tanah yang sulit dijangkau oleh kendaraan darat.
 
Oleh karena itu, pengiriman lewat drone dinilai menjadi yang paling cepat dan efisien. Dalam kunjungan ke pusat pengiriman via drone, pihak JD juga memamerkan beberapa model drone yang telah mereka kembangkan dan dipakai untuk pengiriman.
 
Melihat Model Pengiriman Pakai Drone JD
 
Pengembangan drone JD sendiri sudah dimulai sejak 2015. Setahun kemudian, mereka mulai melakukan ujicoba pengiriman. Tidak menggunakan bahan bakar fosil, semua rone ini menggunakan baterai untuk dayanya.
 
Sampai saat ini, sudah ada tujuh model drone yang dipakai. Generasi pertama hanya bisa mengangkat barang dengan bobot 5 kilogram, dan daya jelajah palig jauh 7 kilometer dalam satu kali pengisian baterai.
 
Dari tujuh model ini, ada drone yang sepenuhnya memanfaatkan baling-baling, ada juga yang menggunakan sayap seperti pesawat. Model dengan sayap biasanya untuk pengiriman jarak jauh, dengan radius mencapai 100 kilometer dan kecepatan hingga 100 kilometer per jam.
 
Versi terbaru yang dirilis pada tahun 2017 memungkinkan angkat bobot hingga 20 kilogram dan menjangkau hingga 20 kilometer dalam satu kali pengisian baterai.
 
Melihat Model Pengiriman Pakai Drone JD
 
Dalam simulasi, drone bisa mengirim produk dalam 30 menit. Tidak langsung ke rumah konsumen, dari pusat drone, produk diterbangkan ke satu dropshipper, yang kemudian akan diantar langsung menggunakan sepeda motor atau kendaraan darat lainnya.
 
Untuk rute penerbangan sendiri, drone harus punya beberapa titik yang harus dilalui, seperti pesawat. Pengiriman lewat drone juga bukannya tanpa aturan.
 
Di Tiongkok, JD menggandeng pihak pemerintah. Tahap pertama, mereka bekerja sama dengan pemerintah provinsi Shaanxi dalam membangun jaringan logistic drone, sejauh 300 kilometer. JD juga menggandeng China West Airport Group dalam menyediakan pangkalan udara khusus drone.
 
Melihat Model Pengiriman Pakai Drone JD
 
Sementara di Indonesia, JD.ID juga telah mulai uji coba pengiriman dengan drone pada bulan Januari tahun ini.
 
Uji coba terbang drone tersebut dihadiri perwakilan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang diwakili oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) dan Direktorat Navigasi Penerbangan (DNP), TNI AU, dan AirNav Indonesia. Untuk saat ini, pihak JD.ID menyebut pemanfaatan drone untuk mengirimkan logisitik bencana alam.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif