Mengutip GSM Arena, Google juga menggunakan pabrik milik Samsung untuk memproduksi chipset tersebut. Menurut sumber industri, Google tengah berupaya merestrukturisasi setup ini sehingga memiliki kendali lebih besar soal desain chipset kustomnya.
Sebagai informasi, Tensor G3 juga dikembangkan dalam kerjasama Google dengan Samsung, dan ditujukan untuk mendukung ponsel Pixel 8. Namun, Google disebut telah terlambat untuk melakukan penyesuaian pada chipset ini.
Google diperkirakan berencana merancang chipset Tensor G4 yang ditujukan untuk mendukung lini Pixel 10 sepenuhnya secara internal. Namun rencana tersebut dikabarkan dibatalkan, dan desain chipset kustom G4, berkodenama Redondo, diprediksi tidak dapat diwujudkan.
Hal tersebut diakibatkan oleh tantangan soal koordinasi antara tim Google Amerika dan India, serta pergantian personal yang terlalu tinggi. Hal ini juga diartikan bahwa Google akan tetap bekerja sama dengan Samsung untuk generasi Tensor G4 dan lini Pixel 10.
Kendati demikian, sumber mengklaim bahwa chipset Tensor G5, berkodenama Laguna, diperkirakan akan menjadi chipset pertama yang dikembangkan sepenuhnya secara internal oleh Google.
Chipset ini diyakini akan dirilis pada tahun 2025 mendatang, dan jika rumor yang beredar benar, Google disebut akan bekerja sama dengan TSMC untuk memproduksi chipset Laguna dengan proses 3nm.
Sebelumnya, gambar live Google Pixel 8 Pro muncul di forum Reddit, menampilkan desain perangkat secara lebih detail dan mengungkapkan sejumlah spesifikasi utama. Gambar ini diklaim sebagai prototipe dari tim perangkat Google untuk diuji.
Gambar tersebut memvalidasi rumor dan bocoran informasi yang sebelumnya beredar. Salah satu perubahan paling kentara pada desain Google Pixel 8 Pro adalah hilangnya logo G tradisional yang ditemukan pada ponsel Pixel generasi sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News