“Solusi dari Cloudera dalam visi enterprise data cloud ini pelaku bisnis dapat berstrategi terhadap proses-proses data yang kompleks di berbagai environment cloud, mengatur tata kelola data dan mengaktifkan analitik multi-fungsi dimanapun data tersimpan,” ujar Vice President Cloudera Asia Pacific and Japan Mark Micallef.
Cloudera CDP Private Cloud didukung teknologi Red Hat OpenShift, sehingga melengkapi visi enterprise data cloud dengan arsitektur hybrid berbasis Kubernetes.
CDP Private Cloud berkemampuan memisahkan komputasi dan penyimpanan sehingga infrastruktur cloud private dan cloud public yang diimplementasikan menjadi lebih lincah, lebih mudah digunakan dan lebih efisien.
Dengan solusi baru Cloudera ini, divisi IT kini dapat menjalankan fungsi analitik di cloud apapun, sehingga bisnis dapat memiliki kecepatan dan kelincahan yang diinginkan, namun dengan keamanan dan tata kelola sesuai kebutuhan perusahaan besar.
Sementara itu, Country Manager Cloudera Indonesia Fanly Tanto juga menyebut bahwa Cloudera Data Platform Private Cloud diciptakan untuk mengakselerasi transformasi digital dengan memanfaatkan kekuatan data melalui platform aman.
Solusi ini juga dapat berjalan di cloud container, sehingga dapat diimplementasikan dan ditingkatkan kapasitasnya dengan cepat, efisien, dan sederhana. Red Hat OpenShift dan CDP Private Cloud inni saling membantu menciptakan arsitektur data cloud hibrida dan multi-cloud yang penting.
Dengan demikian, berbagai divisi di perusahaan diklaim Cloudera dapat meluncurkan aplikasi penting dengan cepat dan menjalankannya dari mana saja, tanpa mengganggu platform yang sudah ada.
CDP Private Cloud juga diklaim dapat meningkatkan kecepatan, skala dan nilai ekonomi cloud-native untuk siklus data yang saling terhubung.
Solusi ini juga dapat menyediakan layanan analitik data dan Machine Learning dengan mudah, diklaim hingga 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan solusi manajemen data generasi sebelumnya.
Layanan cloud juga diklaim dapat merespon perubahan dalam kebutuhan bisnis secara lebih lincah serta menghilangkan risiko shadow IT.
CDP Private Cloud juga menyediakan layanan analitik data dan machine learning yang diklaimnya hingga 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan solusi manajemen data lawas, dan layanan cloud dapat merespon perubahan-perubahan dalam kebutuhan bisnis dengan lebih agile serta menghilangkan risiko shadow IT.
Menyoal ketersediaan, CDP Private Cloud saat ini masih dalam tahap preview teknologi untuk sejumlah pengguna Cloudera, dan dijadwalkan akan tersedia secara lebih luas pada di kuartal ketiga tahun 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News