Acara tersebut akan digelar di San Francisco dan menghadirkan CEO Microsoft Satya Nadella, Executive Vice President Windows and Devices Pavan Davuluri, serta CEO NVIDIA Jensen Huang. Microsoft menyebut pembahasan akan berfokus pada local AI membentuk babak berikutnya dari PC.
Mengutip Digital Trends, Microsoft tengah menyiapkan perubahan dari PC dengan AI sebagai alat untuk menjawab pertanyaan menjadi perangkat yang dapat menjalankan tugas secara lebih langsung. Fokus tersebut berkaitan erat dengan perkembangan AI agent serta kemampuan menjalankan model AI di perangkat tanpa selalu bergantung pada cloud.

Local AI Jadi Fokus Generasi PC Berikutnya
Perkembangan AI PC selama ini banyak dikaitkan dengan kehadiran NPU dan fitur seperti asisten AI. Namun, arah yang ditunjukkan Microsoft mulai bergeser menuju kemampuan menjalankan beban kerja AI lebih rumit secara lokal.Microsoft sebelumnya telah menjelaskan strategi tersebut melalui kolaborasinya dengan NVIDIA dalam pengembangan PC berbasis RTX Spark. Platform ini dirancang untuk pengembang, kreator, dan pengguna yang membutuhkan kemampuan komputasi AI lokal dengan performa lebih tinggi.
RTX Spark memiliki hingga 6.144 Blackwell RTX cores, hingga 20 core berbasis Arm, serta unified memory hingga 128GB. Microsoft menyebut platform tersebut mampu mencapai performa AI hingga 1 petaflop dan dirancang untuk menjalankan beban kerja AI secara lokal.
Kemampuan tersebut juga didukung optimasi pada Windows. Microsoft mengembangkan workload profile scheduling agar Windows dapat mendistribusikan beban kerja secara lebih efisien ke 20 core pada RTX Spark.
Perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini juga mengoptimalkan Microsoft Power and Thermal Framework untuk membantu mengelola performa serta konsumsi daya. Selain itu, Windows ML memungkinkan pengembang memanfaatkan GPU untuk beban kerja AI lokal dengan dukungan TensorRT secara native di Windows.
Microsoft juga mengoptimalkan sistem unified memory agar GPU dapat mengakses kapasitas memori lebih besar untuk menjalankan model AI lokal atau proyek dengan kebutuhan grafis tinggi.
Surface Laptop Ultra Berpotensi Jadi Sorotan
Salah satu perangkat yang berkaitan dengan strategi tersebut adalah Surface Laptop Ultra. Microsoft telah memperkenalkan perangkat ini sebagai laptop dengan kemampuan AI lokal dan performa tinggi, termasuk untuk rendering, kompilasi, serta berbagai beban kerja AI.Microsoft menyebut Surface Laptop Ultra dirancang untuk kreator dan profesional yang membutuhkan performa tinggi dalam perangkat dengan desain tipis. Perangkat tersebut menjadi bagian dari ekosistem PC berbasis RTX Spark.
Meski demikian, detail seperti harga dan ketersediaan Surface Laptop Ultra masih menjadi informasi yang dinantikan. Kehadiran NVIDIA dalam acara 7 Oktober turut memperkuat kaitan antara agenda Microsoft dengan RTX Spark, tetapi detail produk yang akan diumumkan tetap perlu menunggu konfirmasi resmi Microsoft.
Selain Surface Laptop Ultra, Microsoft juga telah memperkenalkan Surface RTX Spark Dev Box, perangkat desktop berukuran ringkas untuk pengembang yang mengerjakan aplikasi serta model AI lokal.
AI Agent Mulai Berjalan Langsung di PC
Perubahan yang dibawa Microsoft tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan hardware. Perusahaan juga mengembangkan Windows agar lebih siap menjalankan AI agent secara lokal. Microsoft menyatakan RTX Spark dapat digunakan untuk membangun dan menjalankan agentic workloads secara lokal.Windows juga mendapatkan fitur keamanan dan penahanan atau containment untuk membantu mengontrol akses agen terhadap sistem. Dalam pendekatan tersebut, pengguna tetap memiliki kendali atas waktu dan metode agen dapat bertindak.
Microsoft menekankan adanya kontrol untuk memberikan visibilitas terhadap sumber daya yang dapat diakses oleh agen. NVIDIA juga membawa OpenShell ke Windows. Teknologi tersebut menggunakan mekanisme keamanan dan containment Windows untuk membantu menjalankan AI agent.
Perusahaan teknologi raksasa ini menyebut pendekatan tersebut memungkinkan agen bekerja dalam alur pengembangan dan kreatif tanpa harus selalu mengirim konteks berukuran besar ke cloud. Arah tersebut sejalan dengan perubahan pada Copilot.
Sebagai informasi, pada bulan September 2026 Microsoft memperkenalkan versi baru Copilot dengan kemampuan Home, Code, dan Autopilot. Autopilot dirancang sebagai agen persisten dan proaktif yang dapat terus bekerja ketika pengguna tidak sedang berinteraksi langsung dengannya.
Windows Tetap Menjadi Bagian Penting
Pengembangan AI PC tidak hanya bergantung pada prosesor atau GPU. Microsoft juga melakukan sejumlah perubahan pada Windows untuk meningkatkan performa dan pengalaman penggunaan. Microsoft menyatakan telah memindahkan sejumlah pengalaman inti Windows ke framework WinUI 3 serta meningkatkan integrasi Windows Subsystem for Linux (WSL).Microsoft juga menyebut adanya peningkatan reliabilitas sistem, kontrol, dan personalisasi Windows 11. Pada perangkat RTX Spark, Microsoft turut mengoptimalkan Prism, emulator yang memungkinkan aplikasi x86 32-bit dan 64-bit berjalan pada Windows berbasis Arm.
Optimalisasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan performa serta kompatibilitas aplikasi pada arsitektur RTX Spark. Ekosistem aplikasi juga menjadi bagian dari strategi tersebut. Microsoft menyebut sejumlah aplikasi kreatif seperti Blender, DaVinci Resolve, Cinema 4D, Topaz Photo, CapCut, Cubase, Bitwig Studio, dan aplikasi Adobe telah tersedia secara native di Windows on Arm atau mendapatkan optimalisasi tambahan untuk RTX Spark.
Di sisi game, Microsoft menyebut dukungan untuk sejumlah judul serta teknologi anti-cheat. Riot Games juga telah mengonfirmasi League of Legends dan VALORANT akan hadir pada platform tersebut.
Ekosistem RTX Spark Meluas
Microsoft sebelumnya mengumumkan bahwa RTX Spark akan digunakan pada berbagai laptop Windows dan PC berukuran kecil. Perangkat dari Microsoft Surface, ASUS, Dell, HP, Lenovo, dan MSI dijadwalkan masuk ke ekosistem tersebut mulai musim gugur 2026.Strategi tersebut menunjukkan bahwa Microsoft tidak hanya menyiapkan satu perangkat untuk AI lokal. Perusahaan membangun ekosistem yang mencakup hardware, Windows, aplikasi, GPU, serta perangkat lunak AI.
Dengan acara tanggal 7 Oktober yang menempatkan local AI sebagai tema utama, perhatian berikutnya akan tertuju pada bagaimana Microsoft menjelaskan penggunaan AI secara langsung di PC. Detail mengenai perangkat Surface, RTX Spark, fitur Windows, serta pengalaman AI agent menjadi informasi yang masih ditunggu dari acara tersebut.