
Sumber: Medcom/Zalsabila
Memasuki usia ke-30, Erajaya tidak hanya memperkuat bisnis digital, tetapi juga memperluas langkah ke kategori lifestyle, mobility, entertainment, hingga food & nourishment. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang terus berubah sekaligus menyiapkan fase pertumbuhan berikutnya.
Perjalanan Erajaya Berubah Mengikuti Kebutuhan Konsumen
President Director & Group CEO Erajaya Group, Budiarto Halim, mengatakan perjalanan perusahaan selama 30 tahun dimulai dengan membangun fondasi sebagai distributor perangkat komunikasi. Fondasi tersebut kemudian berkembang melalui penguatan jaringan distribusi serta kerja sama dengan berbagai brand.
Seiring waktu, Erajaya mulai mendekatkan bisnisnya kepada konsumen melalui ekspansi jaringan retail. Perusahaan kemudian mengembangkan berbagai format dan brand hingga masuk ke sejumlah kategori baru, seperti lifestyle, mobility, entertainment, serta food & nourishment.
Budiarto mengatakan diversifikasi tersebut dilakukan untuk mengikuti perubahan kebutuhan konsumen. Menurutnya, setiap vertikal bisnis dikembangkan bukan sekadar untuk memperluas portofolio, tetapi juga karena memiliki keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari pelanggan.
“Erajaya hari ini merupakan buah dari perjalanan dan langkah diversifikasi terukur yang kami lakukan untuk menjawab dinamika kebutuhan konsumen,” ujar Budiarto.
Hingga Semester I 2026, Erajaya Group telah mengoperasikan lebih dari 2.500 gerai di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Jaringan tersebut terdiri dari 1.920 gerai Erajaya Digital, 256 gerai Erajaya Active Lifestyle, 90 gerai Erajaya Food & Nourishment, serta 240 gerai di Singapura dan Malaysia.
Pada periode yang sama, Erajaya menambah 173 gerai baru. Perusahaan juga mencatat kontribusi bisnis di luar kategori digital sekitar 12 persen dari total penjualan Group pada Semester I 2026. Sementara pada FY2025, Erajaya membukukan penjualan tahunan sebesar Rp76 triliun.
Portofolio baru turut mencakup berbagai brand di luar bisnis perangkat digital. Erajaya Active Lifestyle menghadirkan XPENG untuk kendaraan listrik, GENTLEWOMAN untuk fashion, serta ANTA, Under Armour, dan Wilson untuk kategori olahraga.
Sementara itu, Erajaya Food & Nourishment memperluas bisnis melalui CHAGEE serta mempersiapkan kehadiran I’m donut? dan Oriental Kopi di Indonesia.
Gabungkan Online dan Offline, Erajaya Siapkan Ekosistem Lebih Luas
Deputy CEO Erajaya Group, Hasan Aula, menjelaskan bahwa perkembangan bisnis retail membuat kanal online dan offline semakin sulit dipisahkan. Menurutnya, kedua kanal tersebut justru harus saling melengkapi agar konsumen memperoleh pengalaman berbelanja yang lebih terhubung.
Erajaya mengembangkan kanal digital seperti Eraspace.com bersamaan dengan jaringan toko fisik yang dimilikinya. Toko memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mencoba produk secara langsung, berkonsultasi, hingga mendapatkan layanan purnajual. Di sisi lain, kanal digital dapat digunakan untuk mencari informasi, membandingkan produk, dan melakukan transaksi.
Integrasi tersebut juga memungkinkan konsumen mengombinasikan pengalaman online dan offline. Salah satu contohnya adalah melakukan pemesanan secara online kemudian mengambil produk di toko fisik. Erajaya turut mengembangkan teknologi dan CRM untuk mendukung integrasi tersebut.
Hasan mengatakan pendekatan omnichannel membuat konsumen dapat memperoleh pengalaman yang lebih lengkap dalam ekosistem Erajaya. Hal tersebut mencakup proses mencari produk, melakukan pembelian, hingga berinteraksi dengan berbagai brand yang tersedia.
Selain memperluas bisnis, Erajaya juga menjadikan usia 30 tahun sebagai momentum untuk terus melakukan inovasi. Hasan menyebut perkembangan teknologi seperti 5G, AI, dan robotics menjadi bagian dari perubahan yang harus diikuti perusahaan.
Menurut Hasan, tema perayaan “Towards the Next Era – A Legacy of Innovation, a Future of Possibilities” menggambarkan perjalanan Erajaya yang tidak berhenti setelah mencapai usia 30 tahun.
“30 tahun ini merupakan milestone kita. Ini bukan titik akhir, ini yang merupakan awal dari kita bagaimana kita bersama dengan customer, consumer, kita punya para partner, employee yang juga sangat penting, dan juga seluruh ekosistem yang ada di dalam bisnis kita untuk bersama-sama kita maju untuk menuju era berikutnya,” kata Hasan.
Dalam perayaan ulang tahun ke-30, Erajaya juga menghadirkan berbagai program bagi konsumen. Salah satunya berupa penawaran khusus di sejumlah brand seperti iBox, Erafone, Active Lifestyle, JD Sports, ASICS, Urban Republic, hingga kategori Food & Nourishment.
Erajaya juga menjalankan program yang memungkinkan konsumen mengumpulkan stamp melalui kunjungan dan transaksi di berbagai brand dalam ekosistemnya. Stamp tersebut kemudian dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan poin serta berbagai hadiah.
Tidak hanya konsumen, perusahaan turut memberikan apresiasi kepada karyawan dan partner yang telah menjadi bagian dari perjalanan Erajaya. Apresiasi juga diberikan kepada karyawan yang telah bekerja selama lebih dari 25 tahun.
Di sisi keberlanjutan, Erajaya menjalankan sejumlah program yang mencakup konservasi lingkungan, pendidikan vokasi, dan pengelolaan limbah elektronik. Program Erajaya Sustainable Gadget juga mendorong pengelolaan e-waste melalui titik pengumpulan di sejumlah lokasi retail.
Memasuki dekade berikutnya, Erajaya menyatakan akan tetap memperkuat fondasi bisnis inti sambil mengeksplorasi peluang baru di berbagai segmen lifestyle. Ekspansi tersebut akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan peluang pasar, keselarasan strategis, potensi pertumbuhan, dan kapabilitas perusahaan.
Budiarto menegaskan perjalanan 30 tahun pertama menjadi fondasi bagi perusahaan untuk memasuki fase berikutnya. Erajaya ingin melanjutkan pertumbuhan dengan tetap menjaga relevansi bisnis, ketangguhan perusahaan, serta keberlanjutan.
"Kalau 30 tahun pertama adalah tentang membangun fondasi dan membuktikan kemampuan kami untuk beradaptasi, maka fase berikutnya adalah tentang membawa legacy tersebut menuju possibilities yang lebih besar,” tutup Budiarto.
(Zalsabila Natasya)