Mengutip Gizmochina, Samsung akan mempertahankan resolusi 12MP untuk kamera depan, namun beralih menggunakan sensor Sony sebagai penyedia komponen utama, perubahan dari sensor ISOCELL milik Samsung yang digunakan pada generasi sebelumnya.
Informasi tersebut dibagikan oleh leakster Ice Universe melalui platform media sosial, mengungkapkan bahwa Samsung berpotensi menggunakan sensor Sony tipe IMX874, dengan ukuran sensor 1/3.2 inci dan ukuran piksel 1.12 µm.
Konfigurasi ini tetap mempertahankan aperture f/2.2, serupa dengan yang digunakan pada Galaxy S25 Ultra. Perbedaan utama yang disebutkan adalah aspek bidang pandang atau field of view lebih luas di S26 Ultra, sekitar 85 derajat, dibandingkan dengan sekitar 80 derajat pada model pendahulu.
Perpindahan dari sensor Samsung ISOCELL ke sensor Sony tidak serta-merta meningkatkan resolusi, tetapi dinilai sebagai upaya Samsung untuk memanfaatkan karakteristik pemrosesan warna dan dynamic range kuat dari sensor Sony tersebut.
Industri smartphone kerap memuji sensor Sony karena kemampuannya menghadirkan reproduksi warna lebih natural dan performa tonal konsisten, terutama dalam kondisi pencahayaan beragam. Kendati peningkatan ini tidak drastis dari sisi angka megapiksel, pergantian komponen dapat berdampak pada kualitas selfie umum melalui pengolahan gambar dan pengaturan sistem kamera.
Selain itu, laporan lain juga menyebutkan bahwa desain lubang di layar atau punch-hole kamera depan pada S26 Ultra akan berukuran sedikit lebih besar untuk mengakomodasi sensor Sony baru. Ukuran bidang pandang lebih luas ini diharapkan memberikan ruang lebih luas saat mengambil selfie grup atau menangkap lebih banyak latar belakang tanpa perlu menjauhkan perangkat.
Namun, sejauh ini belum tersedia informasi resmi terkait rencana Samsung untuk membekali perangkat dengan fitur autofokus fase deteksi ganda atau dual-pixel phase detection autofocus, merupakan salah satu fitur penting bagi kamera depan di beberapa model sebelumnya.
Kendati peningkatan sensor ini menarik perhatian, kamera depan Galaxy S26 Ultra pada dasarnya mempertahankan spesifikasi dasar serupa dengan pendahulunya. Resolusi 12MP dan bukaan f/2.2 dinilai sebagai konfigurasi mapan dalam jajaran ponsel flagship.
Meski demikian, di tengah persaingan yang semakin kuat pada fitur selfie, terutama dari kompetitor yang fokus pada kualitas kamera depan, keputusan untuk mempertahankan resolusi serupa dianggap sejumlah pengamat mengecewakan.
Sementara itu, peningkatan kamera utama belakang pada Galaxy S26 Ultra diperkirakan jauh lebih signifikan, seperti sensor utama 200MP dan kemampuan telefoto kuat yang terus menjadi daya tarik utama.
Kendati demikian, informasi detail soal seluruh konfigurasi kamera, termasuk fitur berbasis hardware dan peningkatan pemrosesan software melalui Galaxy AI, berpotensi akan terungkap lebih jelas pada acara Galaxy Unpacked tanggal 25 Februari 2026, saat Samsung memperkenalkan seri S26 secara resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News