Melalui fitur ini, pengguna dapat menghilangkan kesempatan bagi pengguna lain untuk memberikan komentar pada unggahannya. Situs berbagi foto dan video ini menekankan bahwa kata dan frasa berbeda dapat mengandung arti yang berbeda pula untuk orang lain, sehingga memerlukan moderator.
Belum dirilis secara resmi untuk kalangan umum, fitur ini telah lebih dulu dapat dinikmati oleh selebriti dan pengguna yang memiliki pengikut dalam jumlah besar. Hal ini ditujukan sebagai bentuk pengujian fitur sebelum dirilis ke publik.
Instagram juga menyebut, seluruh pengguna akan dapat menikmati alat pada fitur ini dalam jangka waktu beberapa bulan mendatang. Pengguna juga diberikan kesempatan memilih untuk menerima komentar berbasis pada post-by-post, seperti yang dilaporkan Phone Arena.
Dengan lebih dari 500 juta pengguna bulanan, Instagram mengaku sering kali menemukan insiden yang mengungkap bahwa pelanggannya mendapatkan komentar kurang pantas, menyinggung dan melecehkan dari pengguna lain.
Menghadirkan kemampuan untuk memoderatori komentar kepada pengguna membuat Instagram tidak lagi perlu turun tangan secara langsung untuk menangani permasalahan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News