Disney berencana untuk menghadirkan Disney+ di pasar India dan sejumlah pasar di Asia Tenggara.
Disney berencana untuk menghadirkan Disney+ di pasar India dan sejumlah pasar di Asia Tenggara.

Disney+ Masuk Indonesia Tahun Depan

Teknologi walt disney
Lufthi Anggraeni • 15 November 2019 12:35
Jakarta: Disney berencana untuk menghadirkan layanan streaming video on demand karyanya di pasar India dan sejumlah pasar di Asia Tenggara paling cepat pada semester kedua tahun 2020 mendatang.
 
Di pasar India, Disney berencana menghadirkan katalog Disney+ di Hotstar, layanan streaming video populer miliknya, setelah turnamen kriket IPL pada tahun depan berakhir di bulan Mei.
 
Segera setelahnya, Disney berencana untuk memperluas Hotstar dengan katalog Disney+ ke pasar Indonesia dan Malaysia, dan negara Asia Tenggara lainnya. Namun, perwakilan Hotstar menolak untuk berkomentar menyoal hal ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hotstar memimpin pasar streaming video di India, dan menyebut bahwa layanannya memiliki lebih dari 300 juta pelanggan bulanan selama turnamen kriket IPL dan ICC World Cup pada awal tahun 2019 ini.
 
Kehadiran konten orisinal dari Disney di Hotstar, yang telah menawarkan sejumlah judul milik Disney di India, dapat membantu layanan streaming ini dalam mempertahankan jumlah pengguna ini setelah musim kriket berakhir.
 
Sementara itu dalam laporan keuangan untuk kuartal yang berakhir pada bulan Juni 2019 ini, CEO Disney Robert Iger mengindikasikan bahwa perusahaannya akan menghadirkan Star India yang dioperasikan Hotstar ke pasar Asia Tenggara, meski tidak memberikan tanggalpasti.
 
Sebagai informasi, Disney+ mengakuisisi konglomerat hiburan India, Star India, sebagai baian dari kesepakatan bernilai USD71,3 miliar (Rp1003,3 triliun) dengan 21st Century Fox. Saat ini, Disney+ tersedia di Amerika Serikat, Kanada, dan Belanda.
 
Disney+ akan segera tersedia di Australia dan New Zealand pada pekan depan, serta di pasar Inggris, Jerman, Italia, Perancis dan Spanyol pada tanggal 31 Maret tahun 2020 mendatang. Disney memperkenalkan layanan streaming video miliknya di pasar Amerika Serikat pada pekan ini.
 
Dalam minggu pertamanya, Disney+ berhasil menghimpun sebanyak lebih dari 10 juta pelanggan, dan berencana untuk meningkatkan biaya berlangganan bulanan Hotstar di India. Saat ini, layanan tersebut ditawarkan seharga USD14 (Rp197.001) per tahun.
 
Peningkatan harga ini akan diterapkan pada akhir kuartal pertama tahun 2020 mendatang. Perusahaan ini belum memutuskan biaya baru yang akan dibebankan kepada pelanggan, meski rumor yang beredar menyebut sebesar USD30 (Rp422.160) per tahun.
 
Di pasar Asia Tenggara lain, layanan ini diprediksi akan ditawarkan dengan biaya berlangganan sebesar USD30 (Rp422.160) per tahun, meski belum tersedia keputusan resmi menyoal harga tersebut.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif