Microsoft merilis aplikasi beta Office baru untuk perangkat Android, mengombinasikan alat Office penting.
Microsoft merilis aplikasi beta Office baru untuk perangkat Android, mengombinasikan alat Office penting.

Microsoft Siapkan Aplikasi Office untuk Android

Teknologi teknologi microsoft
Lufthi Anggraeni • 04 November 2019 11:03
Jakarta: Microsoft baru saja merilis aplikasi beta Office baru untuk perangkat bersistem operasi Android, yang mengombinasikan seluruh alat Office penting. Alat tersebut termasuk Word, Excel, PowerPoint, dan lainnya.
 
Aplikasi ini juga mengusung nama Microsoft Office: Word, Excel, PowerPoint dan sebagainya. Aplikasi ini akan memungkinkan pengguna membuat, mengedit dan mengelola dokumen di ponsel dan tablet Android.
 
Salah satu fitur paling menonjol pada aplikasi ini adalah kemampuan untuk menciptakan file PDF dari foto atau mengubah dokumen Word, Excel dan PowerPoint ke file PDF. Pengguna juga dapat menandatangani file PDF dan mengirimkannya secara langsung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aplikasi ini dapat ditemukan di Google Play Store, meski diperkirakan masih mengalami lag saat digunakan, mengingat masih merupakan akses awal dan versi beta. Sebelumnya, Microsoft memungkinkan penguji Xbox One untuk mengakses fitur Console Streaming terbaru karyanya.
 
Fitur baru ini memungkinkan penguji memainkan game Xbox One milik mereka dari konsol pribadi di perangkat mobile. Fitur Console Streaming ini menggunakan Xbox One milik penguji untuk menyampaikan game apapun ke perangkat mobile tanpa perlu menggunakan medium Xbox berbasis cloud.
 
Bersamaan dengan fitur ini, Microsoft juga tengah menguji preview streaming game Project xCloud. Pada tahap preview awal, Project xCloud saat ini baru dapat digunakan pada empat judul game, sedangkan fitur Console Streaming mendukung seluruh game pada Xbox 360 dan Xbox One yang terpasang di konsol pribadi pengguna.
 
Sementara itu, sistem operasi Windows 10 milik Microsoft kembali tersandung masalah yang sama. Update yang dirilis Microsoft kembali menyimpan celah keamanan. Anehnya, sistem keamanan Windows 10 justru memperingatkan penggunanya untuk tidak mengunduh update resmi tersebut.
 
Windows 10 versi KB4520062 dikabarkan baru diketahui memiliki masalah yang sangat serius padahal baru sehari sejak dirilis. Microsoft diketahui menganjurkan sebagian penggunanya untuk tidak mengunduh update tersebut.
 
Update ini disebut bisa membuat sebuah celah keamanan di Windows Defender Advanced Threat Protection. Windows Defender sendiri merupakan sistem keamanan bawaan yang tergolong cukup bagus.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif