PCMark tersedia untuk Android segera
PCMark tersedia untuk Android segera

Eksklusif

PCMark for Android, Skor Tinggi Bukan Segalanya

Mohammad Mamduh • 02 Oktober 2014 07:58
medcom.id: Pengembang Futuremark terkenal dengan aplikasi-aplikasi benchmark yang berguna untuk mengukur kemampuan sebuah komponen. Aplikasi tersebut hadir untuk platform PC, dan menjadi standar para media untuk mengulas sebuah produk. Kemajuan dalam platform Android membuat mereka juga ingin menyediakan aplikasi yang sama untuk mobile.
 
Sebelumnya, mereka telah merilis 3D Mark mobile, aplikasi yang berfokus pada pengukuran kemampuan GPU dari sebuah smartphone. Futuremark memastikan bahwa PCMark juga akan hadir untuk Android dalam waktu dekat. Ini pastinya menjadi kabar gembira untuk para hardware geek, khususnya mereka yang menggunakan aplikasi besutan Futuremark di platform PC.
 
PCMark for Android, Skor Tinggi Bukan Segalanya
PCMark for Android, Skor Tinggi Bukan Segalanya

Kami mendapatkan hak khusus untuk mencoba PCMark untuk Android sebelum dirilis secra resmi. Pengguna tidak dihadapkan dengan pilihan benchmark yang banyak, cukup dengan dua pilihan: Work Performance dan Work Battery Life. Pilihan Work Performance memiliki berbagai macam kriteria pengujian yang biasanya terpisah pada aplikasi sejenis lainnya.
 
Ke depan, kami akan menggunakan PCMark sebagai perangkat pengujian daya tahan baterai produk-produk yang kami ulas. Dalam penjelasannya, Futuremark mengatakan PCMark untuk Android akan mengukur performa seluruh perangkat, bukan hanya komponen tertentu.
 
Pengujian juga dilakukan berdasarkan aktivitas sehari-hari, bukan algoritma yang abstrak. Sementara itu, skor yang dihasilkan mewakili performa penggunaan nyata sehari-hari, bukan skor maksimum yang tak bisa dicapai. Dalam pengujian ini, PCMark untuk Android menggunakan aplikasi yang sebenarnya dan API native sebisa mungkin.
 
"Skor PCMark untuk Android merefleksikan pengalaman penggunaan. Untuk tugas-tugas produktivitas yang umum, perbedaaan performa antara perangkat high-end dan mainstream terasa kecil. Anda tak akan kaget melihat bahwa perangkat high-end memiliki skor yang tidak jauh lebih tinggi dibanding perangkat mainstream dalam benchmark," demikian penjelasan Futuremark.
 
Berbeda dengan benchmark lain, seperti AnTuTu, PCMark untuk Android tak bertujuan untuk memaksa perangkat bekerja keras demi mendapatkan skor tertinggi. Mereka lebih fokus untuk memberikan hasil benchmark yang merefleksikan pengalaman penggunaan sehari-hari kepada pengguna.
 
Sebagai gambaran, perangkat dengan skor tertinggi di PCMark untuk Android saat ini hanya 5.000, sedangkan kelas menengah 4.000. Adapun ponsel kelas low-end memiliki skor antara 2.000-3.000.
 
Selama ini, aplikasi benchmark kerap diakali oleh vendor. Mereka sengaja meng-overclock perangkatnya jika menjalankan aplikasi semacam PCmark, AnTuTu atau yang lainnya. Hasilnya tentu saja skor tinggi, tapi tidak merefleksikan pengalaman penggunaan sehari-hari karena dalam kehidupan nyata, ponsel Anda tak mungkin overclock sepanjang waktu. Samsung dan HTC pernah melakukan ini, sehingga mereka dimasukkan daftar hitam oleh Futuremark.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA