XL Perluas Jaringan USO ke Sumbawa
Ilustrasi.
Jakarta: XL memiliki BTS baru untuk program USO (Universal Service Obligation) mereka di enam lokasi di Nusa Tenggara Barat. Sejak Januari, XL telah mulai mengoperasikan jaringan USO yang ada di 40 lokasi di 4 provinsi. 

“Suatu kebanggaan tersendiri bagi XL Axiata untuk secara aktif mendukung pemerintah melakukan upaya pemerataan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi termasuk  pembangunan jaringan melalui program USO di daerah-daerah terpencil yang selama ini belum terjangkau layanan telekomunikasi dasar," kata Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya. 

"Juga menjadi kebanggaan bagi kami bisa terus membangun dan ikut memajukan wilayah NTB dan Sumbawa pada khususnya dengan menempatkan BTS USO di 5 titik. Kami berharap, masyarakat di sekitar BTS-BTS USO yang baru ini bisa memanfaatkan sarana telekomunikasi secara bijak dan maksimal.”


Apa yang dilakukan oleh XL diapresiasi oleh pemerintah wilayah. Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M. mengatakan, sarana komunikasi yang dibangun oleh XL ini digunakan oleh masyarakat untuk mendukung kegiatan mereka dalam berbagai bidang mulai dari ekonomi, pertanian, perdagangan sampai pendidikan. 

Salah satu contoh penggunaan jaringan telekomunikasi adalah pedagang yang menghubungi pembeli mereka yang ada di luar kota. Sebelum adanya jaringan telekomunikasi, para pedagang harus datang ke kota untuk bisa menjual hasil bumi. 

Yessie menyebutkan, XL memiliki visi yang sama dengan pemerintah, yaitu untuk memperluas jaringan telekomunikasi ke kawasan terpencil. 

XL menyebutkan, sejak program jaringan USO dijalankan, ada 3.000 orang pengguna baru. Mereka juga mengatakan, semua kawasan tempat dibangunnya jaringan USO adalah kawasan terpencil dengan rata-rata jarak dari ibu kota kabupaten sekitar 45 kilometer.

Di masing-masing tempat program USO, BTS XL menggunakan menara antena setinggi 30 meter. BTS ini memiliki jangkauan sinyal dengan radius 1 kilometer. 



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.