Penggunaan kamera 200 megapiksel oleh Apple untuk iPhone masa depan masih jauh,
Penggunaan kamera 200 megapiksel oleh Apple untuk iPhone masa depan masih jauh,

Apple Belum Uji Coba Kamera iPhone 200 MP

Arif Wicaksono • 08 Januari 2026 17:17
Jakarta: Penggunaan kamera iPhone 200 megapiksel oleh Apple untuk masa depan masih jauh, menurut seorang pembocor rantai pasokan terkemuka yang mengatakan sensor tersebut saat ini tidak termasuk dalam pengujian prototipe aktif Apple.
 
Dikutip dari Macrumors, dalam sebuah unggahan di Weibo, pembocor asal Tiongkok, Digital Chat Station, mengatakan sensor kamera 200 megapiksel sedang dibahas dalam rantai pasokan, tetapi belum muncul dalam prototipe rekayasa iPhone yang sedang menjalani pengujian pencitraan dunia nyata. 
 

Sebaliknya, pekerjaan pengembangan kamera Apple saat ini dikatakan tetap fokus pada penyempurnaan sistem 48 megapiksel, sesuai laporan sebelumnya.
 
Komentar pembocor ini menyusul catatan penelitian dari Morgan Stanley minggu ini yang menunjukkan bahwa Apple sedang berupaya menghadirkan kamera 200 megapiksel ke iPhone secepatnya pada tahun 2028. 

Digital Chat Station mengatakan bahwa prototipe seri Pro saat ini terus menguji kamera utama 48 megapiksel dengan bukaan variabel, bersama dengan kamera telefoto 48 megapiksel yang memiliki panjang fokus lebih panjang dan bukaan lebih besar. 
 
Pembocor mengatakan perubahan ini akan diperkenalkan akhir tahun ini pada model iPhone 18 Pro, yang mengindikasikan Apple terus menekankan fleksibilitas optik dan kinerja cahaya rendah, daripada peningkatan resolusi mentah.
 
Pembocor menambahkan bahwa sensor 200 megapiksel , yang dilaporkan dipasok oleh Samsung, saat ini baru berada pada tahap evaluasi bahan atau komponen. Ini biasanya mengacu pada pemeriksaan kelayakan awal dalam rantai pasokan, bukan integrasi ke dalam prototipe iPhone lengkap.
 
Digital Chat Station juga mencatat Apple telah menunjukkan minat pada "teknologi pencitraan multispektral", meskipun pengujian dilaporkan belum dimulai. 
 
Pencitraan multispektral secara teoretis dapat memungkinkan deteksi material/objek yang lebih baik dan pemrosesan gambar, tetapi tidak ada indikasi bahwa fitur-fitur tersebut sudah dekat dengan pengiriman. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan