iPhone 17 Pro Max kini menjadi ponsel paling banyak diperdagangkan kembali atau most traded-in, di pasar perangkat bekas beberapa bulan setelah peluncuran.
iPhone 17 Pro Max kini menjadi ponsel paling banyak diperdagangkan kembali atau most traded-in, di pasar perangkat bekas beberapa bulan setelah peluncuran.

iPhone 17 Pro Max yang Paling Banyak Ditukar di Lapak HP Bekas

Lufthi Anggraeni • 20 Februari 2026 10:04
Ringkasnya gini..
  • Apple iPhone 17 Pro Max menjadi ponsel paling banyak diperdagangkan kembali atau most traded-in, mencakup sekitar 11,5% dalam daftar 20 besar trade-in meski baru diluncurkan beberapa bulan lalu.
  • Nilai jual kembali iPhone 17 Pro Max turun sekitar 25,4% dalam 145 hari, lebih lambat dibandingkan dengan generasi sebelumnya, membantu mempertahankan harga bekas lebih tinggi.
  • Pasar tukar-tambah masih didominasi oleh iPhone, dengan hanya satu model Android, Samsung Galaxy S25 Ultra, masuk dalam daftar 20 besar.
Jakarta: Apple iPhone 17 Pro Max dilaporkan telah menjadi ponsel paling banyak diperdagangkan kembali atau most traded-in di pasar perangkat bekas hanya beberapa bulan setelah peluncurannya.
 
Mengutip Phone Arena, kondisi ini terbilang tidak biasa karena biasanya ponsel baru mencapai puncak daftar tukar-tambah setelah dimiliki oleh pengguna selama beberapa tahun. Laporan tersebut menunjukkan bahwa saat ini iPhone 17 Pro Max menyumbang sekitar 11,5% dari seluruh ponsel yang muncul dalam daftar 20 besar tukar-tambah.
 
Hal ini merupakan peningkatan tajam dari sekitar 5,1% pada akhir bulan November 2025. Posisi ini mengungguli generasi sebelumnya seperti iPhone 16 Pro Max, iPhone 15 Pro Max, dan model lain yang umumnya mendominasi pasar perangkat bekas.

Fenomena ini tidak serta-merta mencerminkan penurunan kualitas atau kegagalan produk, melainkan nilai jual kembali atau resale value relatif tinggi dan depresiasi lebih lambat dibandingkan dengan pendahulunya.
 
Data trade-in menunjukkan bahwa iPhone 17 Pro Max kehilangan sekitar 25,4% dari nilai awalnya setelah kurang lebih 145 hari sejak peluncuran, sedangkan iPhone 16 Pro Max mengalami depresiasi sekitar 32,5% dalam periode yang sama.
 
Depresiasi lebih rendah ini berarti nilai perangkat bekas tetap lebih tinggi, sehingga iPhone 17 Pro Max menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin menjual atau menukar perangkat tidak lama setelah dibeli.
 
Banyak unit yang diperdagangkan juga masih dalam kondisi baik atau mint, memberikan kesempatan bagi pembeli bekas untuk mendapatkan perangkat premium dengan harga lebih kompetitif sekaligus bagi penjual untuk memperoleh nilai tukar signifikan.
 
Laporan yang beredar mencatat bahwa hampir semua ponsel dalam daftar 20 besar tukar-tambah adalah perangkat Apple, dengan satu pengecualian dari Android yaitu Samsung Galaxy S25 Ultra yang hanya mencakup sekitar 3,2% dari daftar.
 
Dominasi ini menunjukkan bahwa perangkat Apple, khususnya iPhone di segmen premium, tetap memiliki permintaan tinggi di pasar bekas karena kestabilan harga dan daya tarik merek kuat. Analis industri memperkirakan bahwa tren ini dapat terus berlanjut sepanjang tahun 2026.
 
Tren ini terutama jika Apple berhasil mempertahankan nilai jual kembali kuat pada lini iPhone berikutnya seperti iPhone 18 Series atau perangkat lipat seperti iPhone Fold. Hal ini juga menegaskan posisi Apple sebagai merek dengan ekosistem perangkat kuat dan loyalitas konsumen stabil di pasar sekunder.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA