Langkah ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem Huawei Health berbasis data kesehatan. Melalui platform penelitian kesehatan, Huawei mengembangkan berbagai proyek yang memanfaatkan data dari perangkat wearable.
Perusahaan teknologi raksasa asal Tiongkok ini juga menyebut platform tersebut telah menjalankan lebih dari 180 proyek penelitian dan bekerja sama dengan lebih dari 340 mitra. Proyek-proyek itu juga disebut melibatkan jutaan pengguna.
Ke depan, platform penelitian kesehatan ini akan diperluas ke pasar di luar Tiongkok, dengan fokus awal pada kawasan Asia-Pasifik.
Gandeng Institusi Kesehatan
Pengembangan ekosistem penelitian Huawei dilakukan melalui berbagai bentuk kolaborasi. Perusahaan ini bekerja sama dengan institusi medis dan akademik untuk mengeksplorasi pemanfaatan data dari perangkat wearable dalam penelitian kesehatan.Salah satu proyek yang disebut Huawei adalah iCare for CVD, proyek penelitian kardiovaskular di Eropa. Proyek tersebut melibatkan berbagai pihak untuk mempelajari kesehatan kardiovaskular dengan memanfaatkan teknologi wearable.
Huawei juga mengembangkan kerja sama dengan Rumah Sakit 301 China dalam penelitian kesehatan jantung. Selain itu, perusahaan melakukan penelitian terkait diabetes bersama Universitas Malaya di Malaysia.
Kerja sama lainnya mencakup penelitian kesehatan perempuan bersama Fudan University. Berbagai proyek tersebut menunjukkan penggunaan data wearable untuk mendukung penelitian pada sejumlah area kesehatan.
Huawei juga menyebut kerja sama dengan Kementerian Kesehatan Thailand sebagai salah satu bagian dari pengembangan ekosistem penelitian kesehatan di kawasan Asia-Pasifik.

Data Wearable untuk Penelitian Jangka Panjang
Huawei melihat data yang dikumpulkan perangkat wearable sebagai sumber informasi yang dapat digunakan untuk penelitian kesehatan dalam jangka panjang. Perusahaan ini berencana menggabungkan data wearable dengan data kohort untuk mendukung penelitian dalam periode lima hingga 10 tahun.Pendekatan tersebut memungkinkan penelitian tidak hanya melihat kondisi pengguna pada satu titik waktu, tetapi juga mempelajari perubahan kondisi kesehatan berdasarkan data yang dikumpulkan secara berkelanjutan.
Platform penelitian Huawei dirancang untuk mendukung berbagai jenis proyek. Data dari perangkat wearable dapat digunakan oleh peneliti sesuai kebutuhan penelitian dan tujuan proyek yang dikembangkan bersama mitra.
Huawei juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan institusi kesehatan dan penelitian. Perusahaan tidak hanya mengembangkan perangkat sebagai produk konsumen, tetapi juga menyediakan teknologi serta data untuk mendukung penelitian kesehatan.
Baca Juga :
Teknologi Sensor Makin Canggih, Skrining Risiko Hipertensi dan Diabetes Bisa Lebih Cepat
Ekspansi ke Asia-Pasifik
Asia-Pasifik menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian dalam ekspansi platform penelitian kesehatan Huawei. Perusahaan tersebut melihat kerja sama dengan institusi lokal sebagai bagian penting dalam pengembangan penelitian relevan dengan kebutuhan masing-masing negara.Kolaborasi Huawei dengan Universitas Malaya dan Kementerian Kesehatan Thailand menjadi contoh pengembangan kerja sama penelitian di kawasan tersebut. Model kolaborasi serupa dapat diperluas ke negara lain seiring pengembangan platform penelitian Huawei.
Dengan lebih dari 180 proyek penelitian dan lebih dari 340 mitra yang disebut telah terlibat, Huawei menempatkan ekosistem penelitian sebagai salah satu bagian dari pengembangan teknologi kesehatan berbasis wearable.
Pengembangan tersebut juga memperlihatkan upaya Huawei menghubungkan perangkat wearable dengan penelitian kesehatan lebih luas. Data yang dikumpulkan perangkat dapat menjadi bagian dari penelitian ketika digunakan berdasarkan persetujuan pengguna serta mengikuti ketentuan yang berlaku.