YouTube menguji desain baru.
YouTube menguji desain baru.

YouTube Hendak Pindahkan Kolom Komentar

Ellavie Ichlasa Amalia • 24 Juni 2019 16:49
Jakarta: Reputasi kolom komentar di YouTube sangat jelek. Kreator justru dipuji ketika mereka melakukan hal-hal yang tidak masuk akal, seperti merekam korban bunuh diri, mempromosikan video konspirasi atau "obat ajaib".
 
Sekarang, YouTube tengah mempertimbangkan perubahan desain untuk menyembunyikan kolom komentar secara otomatis. Hal ini pertama kali ditemukan oleh XDA Developers pada perangkat Android di India. 
 
Saat ini, bagian komentar di YouTube tak terlalu terlihat mencolok, baik pada aplikasi iOS dan Android. Video akan tampil di bagian atas layar. Di bawah video, Anda akan menemukan tombol untuk membagikan video, memberikan like atau dislike, mengunduh video, atau menyimpan video. 

Sementara di bagian bawah dari  semua itu, terdapat rekomendasi video yang didasarkan pada algoritma YouTube. Jadi, jika Anda ingin membaca komentar, Anda harus melakukan scroll down hingga bagian bawah, lapor TechCrunch
 
Dalam desain baru YouTube, kolom komentar dihilangkan sama sekali. Penonton baru bisa mengakses kolom komentar jika mereka mengklik tombol tertentu. Tombol tersebut bisa ditemukan di antara tombol Dislike dan Share. 
 
YouTube Hendak Pindahkan Kolom Komentar
 
Masih belum diketahui apakah perubahan desain ini akan membuat orang semakin sering atau semakin jarang berinteraksi melalui komentar. Tidak tertutup kemungkinan, tidak ada perubahan pada perilaku pengguna. 
 
Di satu sisi, pada desain baru ini, komentar tidak akan tampil kecuali pengguna memang secara sengaja mengklik tombol komentar. Jadi, mereka tidak akan menemukan komentar dengan melakukan scroll down. Di sisi lain, tombol komentar ada di bagian atas, tepat di bagian bawah video. Jadi, tombol itu lebih mudah diakses. 
 
Tes desain baru ini tidak hanya dilakukan pada perangkat di India. Hal ini juga diuji di iOS dan di kawasan lain. Itu artinya, YouTube melakukan pengujian desain baru dalam skala yang lebih luas. Ini bukanlah fitur yang hanya akan dimunculkan di India. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA