Sejumlah prosesor Intel Loihi dalam sistem komputer Pohoiki Beach. (Intel)
Sejumlah prosesor Intel Loihi dalam sistem komputer Pohoiki Beach. (Intel)

Intel Rakit Komputer Mirip Otak Manusia

Teknologi hardware intel kecerdasan buatan
Cahyandaru Kuncorojati • 16 Juli 2019 16:29
Jakarta: Hal yang umum bagi Intel untuk terus meningkatkan kemampuan komputasi lewat sebuah teknologi prosesor. Intel baru saja mencoba mengembangkan komputer dengan kemampuan seperti susunan otak manusia.
 
Apabila otak manusia berisi 86 miliar sel otak yang saling terhubung atau disebut neuron, Intel telah menguji coba komputer dengan prosesor yang memiliki delapan juta neuron digital.
 
Meskipun belum setara dengan otak manusia, pencapaian ini menghapus kata mustahil dalam usaha tersebut. Intel melakukan percobaain ini pada sistem komputer bernama Phoiki Beach, dikutip dari CNET.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di dalamnya, Intel memasang 64 buah prosesor Intel Loihi. Intel Loihi diketahui merupakan prosesor uji coba atau riset milik laboratorium Intel. Prosesor ini dikembangkan untuk mendorong batasan komputasi prosesor yang akan Intel kembangkan ke depannya.
 
Target tahun depan ada 100 juta neuron digital yang bisa dipasang Intel. Dari usaha percobaan ini dijelaskan tantangan perusahaan semikondutor atau prosesor untuk terus meningkatkan kemampuannya hingga bisa memiliki kemampuan kompleks seperti otak manusia.
 
Intel dalam pembuatan prosesor Loihi menerapkan model biologis dari otak manusia dalam arsitektur prosesor yang dibuat. Termasuk kemampun kecepatan mengirimkan data dari tiap sel otak hingga menyatu dan diproses dalam waktu yang cepat.
 
Intel Loihi sendiri sudah digunakan untuk mendukung pembuatan organ tubuh prostetik untuk bisa memiliki kemampuan dan respon seperti yang dilakukan otak manusia.
 
Sistem komputer Pohoiki Beach yang berbasis Intel Loihi memang belum dikomersialisasikan. Intel menyebut sistem pintar ini akan tetap digunakan pada 60 ekosistem mitra teknologi Intel. Tujuannya untuk membuka kemampuan menangani kebutuhan komputasi yang lebih kompleks lagi.
 
Demi tidak menghentikan pengembangan prosesor untuk kemampuan komputasi yang semakin cepat, para peneliti juga memilih untuk mengembangkan prosesor dengan kemampuan tertentu. Intel bekerja sama dengan lembaga pengembangan proyek pertahanan Amerika Serikat (DARPA) untuk mengembangkn potensi Intel Loihi dan sistem Pohoiki Beach.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif