Langkah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan menyederhanakan koordinasi antar lembaga, sekaligus mempercepat respons terhadap laporan masyarakat terkait kasus seperti penipuan online, judi online, hingga pemerasan berbasis seksual.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut tren kejahatan digital terus meningkat dan membutuhkan penanganan yang lebih cepat serta terintegrasi.
“Kami mencatat kenaikan penipuan digital yang cukup tinggi. Kami juga menerima banyak keluhan mengenai pemerasan berbasis seksual hingga judi online, yang masih menjadi PR. Mudah-mudahan dengan MoU ini, kami bisa menekan kasus-kasus tersebut dalam satu tahun ke depan,” ujarnya.
Perubahan utama dalam kerja sama ini terletak pada alur penanganan laporan. Jika sebelumnya proses koordinasi antar lembaga membutuhkan mekanisme administratif yang panjang, kini sistem akan dibuat lebih terintegrasi agar laporan bisa langsung ditindaklanjuti.
Selain itu, layanan pengaduan juga akan disederhanakan. Selama ini, masyarakat dapat melapor melalui beberapa kanal seperti nomor 110 dan 112. Ke depan, kedua kanal tersebut akan diintegrasikan dalam satu sistem command center.
“Kami ingin 110 dan 112 digabungkan karena pada prinsipnya command center harus lebih efisien dan masyarakat yang ingin melakukan pelaporan bisa diterima lebih cepat,” jelas Meutya.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menilai kerja sama ini akan meningkatkan efektivitas penanganan kasus di lapangan.
“Maraknya penipuan online, judi online, dan berbagai bentuk scam harus direspons dengan langkah yang lebih optimal. Kami ingin mencegah munculnya korban baru dan memastikan setiap laporan bisa ditindak lebih cepat,” ujarnya.
Kerja sama ini juga mencakup edukasi publik terkait keamanan digital, penguatan perlindungan Pusat Data Nasional (PDN), serta penyusunan mekanisme bersama dalam menangani tindak pidana siber.
Dengan sistem yang lebih terintegrasi, pemerintah berharap waktu penanganan kasus dapat dipangkas dan risiko korban kejahatan digital bisa ditekan secara signifikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News