Berdasarkan daftar pembaruan keamanan terbaru yang dipublikasikan di situs resmi Samsung, seri Galaxy S21 kini tidak lagi tercantum dalam jadwal update bulanan maupun kuartalan.
Dikutip dari situs GSM Arena, hilangnya seri Galaxy S21 dari daftar tersebut menjadi sinyal bahwa perangkat ini tidak lagi menerima update sistem operasi maupun patch keamanan secara rutin.
Meskipun demikian, Samsung masih membuka kemungkinan pembaruan darurat apabila ditemukan celah keamanan yang bersifat kritis.
Galaxy S21 Resmi Masuk Akhir Masa Dukungan
Seri Samsung Galaxy S21, yang meliputi Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra, pertama kali meluncur pada 2021. Saat dirilis, Samsung menjanjikan empat pembaruan Android utama serta lima tahun pembaruan keamanan untuk lini flagship tersebut.Janji tersebut kini telah terpenuhi. Galaxy S21 telah menerima seluruh pembaruan Android yang dijanjikan, dengan Android 15 dan One UI 7 digulirkan pada paruh pertama 2025.
Patch keamanan reguler terakhir untuk seri ini juga telah dirilis pada akhir 2025, menandai berakhirnya siklus dukungan standar.
Sementara itu, Samsung Galaxy S22 mulai memasuki tahap akhir masa dukungan. Berdasarkan daftar yang sama, Galaxy S22, Galaxy S22 Plus, dan Galaxy S22 Ultra kini turun dari update bulanan menjadi update kuartalan.
Perubahan ini biasanya menjadi indikator bahwa sebuah perangkat telah memasuki fase “wind-down”, di mana dukungan masih tersedia, tetapi dengan frekuensi yang lebih jarang. Dalam daftar tersebut, Galaxy S21 FE juga kini berada di jalur update kuartalan, terpisah dari keluarga Galaxy S21 utama.
Kebijakan Update Berbeda dengan Flagship Terbaru
Samsung saat ini telah meningkatkan kebijakan dukungan software untuk lini flagship terbarunya. Mulai dari seri Galaxy S24, perusahaan menawarkan hingga tujuh tahun pembaruan Android dan keamanan.Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku surut, sehingga model-model lama tetap mengikuti komitmen update yang berlaku saat pertama kali dirilis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News