Peresmian kerja sama Telkom dan Tuya.
Peresmian kerja sama Telkom dan Tuya.

Telkom Gandeng Tuya, Bangun Ekosistem Smart Home

Cahyandaru Kuncorojati • 01 Desember 2022 08:41
Jakarta: Tren produk Internet of Things (IoT) yang semakin populer lewat kategori smart home mendorong perusahaan telekomunikasi seperti Telkom ingin menggarap ekosistem pendukungnya. 
 
Telkom mengumumkan bahwa mereka resmi menjalin kerja sama dengan merek penyedia produk smart home Tuya untuk memperluas ekosistem serta proyek rumah pintar di Indonesia. Tuya sendiri merupakan perusahaan pengembang produk IoT yang berbasis di Hanzhou, Tiongkok.
 
Kolaborasi antara Telkom dan Tuya ditujukan untuk memajukan Smart Home serta Small and Medium Business (SMB) Ecosystem di Indonesia. Dasar teknologinya berupa IoT Cloud Platform untuk IP Camera dan Cloud Recording.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dengan kerja sama ini diharapkan ke depan kita dapat memperluas lebih banyak kolaborasi dengan manufacturer Smart Devices sehingga kita bisa membangun ekosistem bersama, begitu pun dengan memperluas pasar dan memberi kepuasan terhadap pelanggan-pelanggan yang sudah ada,” tutur Komang Budi Aryasa Deputy EVP Digital Business Builder Telkom.
 
Perjanjian kerja sama yang resmi ditandatangani membidik perluasan Smart Ecosystem yang dimaksudkan menempatkan teknologi sebagai alat pengimplementasian gaya hidup cerdas dan praktis.
 
Smart Home yang dikembangkan Telkom dan Tuya berguna memantau sistem keamanan di rumah secara real-time. Selain itu, penerapan IoT juga membantu pengguna memantau kebersihan rumah dan pengaturan penggunaan listrik. 
 
Semua aktivitas ini bisa dikontrol secara jarak jauh melalui smart home. Penerapan model tersebut bisa dipakai baik pada hunian horizontal, maupun hunian vertikal, sepanjang ditunjang koneksi internet yang memadai.
 
Saat ini Telkom sendiri memiliki layanan IndiHome Eazy. Produk ini menawarkan layanan pengawasan bagi pelanggan. Indihome Eazy adalah layanan smart home yang mengusung teknologi IoT untuk melakukan monitoring rumah penghuni.
 
Platform dapat terhubung dengan berbagai brand smart devices, mulai dari IP Camera hingga Smart Plug. Pengguna bisa memantau rumah secara menyeluruh dan semua hasil rekaman tersimpan dalam cloud recording.
 
Satu lagi kelebihan layanan yang diinisiasi Telkom menyangkut jaminan keamanan. Service Monitoring IP Camera Telkom tidak serupa dengan layanan lain yang banyak tersedia di Indonesia.
 
Seluruh infrastruktur Telkom berlokasi di Indonesia, sementara layanan sejenis yang infrastrukturnya berada di luar negeri. Telkom mengklaim memperhatikan isu keamanan digital dalam masalah ini.
 
Selain IndiHome Eazy, Telkom juga mengembangkan layanan serupa untuk segmen UMKM atau SMB bernama SooltanCam. IP Camera dari SooltanCam sendiri dapat dipasang baik di dalam maupun di luar ruangan usaha dan didukung teknisi yang beroperasi selama 24 jam.
 
“Meski sudah banyak diterapkan, pasar smart home di Indonesia masih sangat luas. Pada tahun 2022, Pasar Rumah Pintar Indonesia diproyeksikan mencapai Rp6,3 triliun dan akan mencapai Rp12 triliun pada tahun 2026,” kata EVP Digital Business and Technology Telkom, Saiful Hidajat.
 
“Penetrasi rumah tangga saat ini pada tahun 2022 sebesar 11,4 persen dan diperkirakan akan mencapai 18,3 persen pada tahun 2026. Pada tahun 2026 diproyeksikan ada akan menjadi 14,4  juta pengguna aktif smart home,” tandasnya.
 
(MMI)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif