Namun, di sejumlah perusahaan global, perempuan telah berperan sejak lama. Untuk merayakan cerita perempuan yang berkecimpung di ranah teknologi, Solidworks menampilkan lukisan bertajuk Awesome Women in Engineering.
Lukisan cat minyak tersebut mendukung biografi enam perempuan yang mendapatkan pengakuan dari industri. Salah satunya adalah Melissa Ahmed, insinyur desain, pengusaha dan duta, dengan semangat besar untuk menjadi panutan.
Ahmed mendapatkan status Engineer Chartered, pengakuan terhadap pengalaman, pencapaian dalam karir ilmu rekayasa dan pengakuan dari dewan teknik untuk kontribusinya terhadap bidang ilmu rekayasa.
Ahmed juga pengguna profesional SOLIDWORKS tersertifikasi, anggota program SOLIDWORKS Champion, panutan STEM dan perempuan, penyokong perempuan dalam ilmu rekayasa dan pengusaha sukses dengan bisnis konsultan tekniknya, Techwuman.
Selain itu, Ahmed juga menyelesaikan master penelitiannya (MSc) mengenai The Digital Simulation of Attacking Structures, dengan mengidentifikasikan metodologi baru untuk meningkatkan efisiensi proses desain untuk produk keamanan.
Perempuan lain yang dihadirkan via lukisan pesanan Solidworks adalah Betty Baker, pengguna Solidworks sejak tahun 1998. Baker merupakan pemimpin La Crosse, Eau Claire, Winona Area (LEWA) SOLIDWORKS User Group sejak tahun 2002.
Selain itu, Baker juga merupakan Leader dari Midwest US Solidworks User Group Committee, dan bergabung dengan Ashley Furniture sejak sekolah menengah atas dan belajar ilmu rekayasa di malam hari.
Kini Baker adalah insinyur produk untuk barang Domestic Case, dan sejak awal karirnya, Baker kerap menjadi satu-satunya perempuan di tim insinyur. Baker sering memberikan pelatihan untuk pemula di kelas 5 atau 6 untuk menggunakan Solidworks.
Baker memiliki reputasi global dalam berbagi tips mengenai SOLIDWORKS dan seorang Adjunct Instructor di Western Technical College dengan fokus di modeling 3D solid menggunakan Solidworks.
Baru-baru ini Baker mendapatkan 2021 STEP Ahead Award di Washington DC, penghargaan yang mengapresiasi wanita yang bekerja di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, ilmu rekayasa dan karir produksi yang memberikan contoh kepemimpinan dalam perusahaan mereka.
Perempuan ketiga adalah Danielle Boyer, pemudi penduduk asli Amerika, suku Ojibwe - Sault Ste Marie, dan pencipta robotik, penulis, aktivis serta penyokong anak muda yang sudah mengajar anak-anak sejak ia berusia sepuluh tahun.
Boyer membuat solusi belajar yang adil dan inovatif untuk anak muda minoritas menggunakan robot. Selain itu, Boyer juga merancang, memproduksi dan menyumbangkan robot, serta menciptakan Every Kid Gets a Robot (EKGAR).
Pada tahun 2019, Boyer mendirikan STEAM Connection, organisasi nirlaba kaum minoritas yang dipimpin anak muda dan telah menjangkau ratusan ribu anak di dunia dengan pendidikan teknis. Boyer dinobatkan menjadi salah satu Girls Changing the World dari PEOPLE Magazine, L'oreal Paris Woman of Worth, MIT Solve Indigenous Communities Fellow dan Verizon Forward for Good Winner.
Saat ini Boyer tengah mengembangkan robot belajar bahasa yang dapat dikenakan untuk anak suku asli, SkoBots. Perempuan lain dalam lukisan tersebut adalah Jade Crompton, desainer produk, kontributor untuk blog Solidworks dan Solidworks Champion dari Inggris.
Pada tahun 2015, Crompton menjadi Queen Elizabeth Scholar untuk Ceramics and Digital Design. Jade adalah pengguna Solidworks yang belajar secara otodidak dengan pengalaman selama 10 tahun.
Dengan gelar Bachelor dan Master di bidang desain, Jade memiliki spesialisasi dalam desain dan produksi keramik, perangkat rumah tangga dan mainan kayu. Dia juga membuat konten video dan tutorial blog untuk Solidworks.
Sementara itu, Kate Reed adalah desainer teknologi wearable yang menciptakan perangkat wearable pertamanya saat berusia 13, sebelum Apple Watch dikenalkan. Sejak saat itu, Reed sudah mendesain, merekayasa dan mengembangkan ratusan komputer wearable.
Setelah jadi lulusan pertama NuVu Studio yang didukung oleh MIT, Reed menerima dua gelar sarjana, satu dalam Social Innovation & Entrepreneurship dari Brown University dan satu dalam bidang Industrial Design & Computational Technology dari The Rhode Island School of Design.
Desain dan temuan Reed pernah dipamerkan di White House, New York Fashion Week, Museum of Design Atlanta, Hackaday Superconference, MIT Museum dan lainnya. Sebagai Artist in Residence pertama di 3DExperience Lab, Reed mendesain dunia yang lebih baik menggunakan solusi software Dassault Systemes.
Pengalaman awal Meaghan Ziemba dalam penulisan teknis memberikan dia beberapa peran, yang puncaknya adalah siniar (podcast) "Mavens of Manufacturing", memberikan wadah bagi tamu untuk berbagi pengalaman dalam industri, sehingga mendorong lebih banyak perempuan untuk terlibat dalam industri manufaktur.
Ziemba memiliki berbagai ilmu kepemimpinan dan manajemen termasuk manajemen proyek gesit, koordinasi acara, jangkauan masyarakat, koneksi strategis, hubungan masyarakat, dan perencanaan dan pelaksanaan pemasaran konten.
Ziemba pernah membantu berbagai perusahaan manufaktur mendirikan hubungan terpercaya jangka panjang dalam industri pengerjaan logam, menjembatani jarak antara mereka dan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News